{"id":2659,"date":"2015-11-14T07:34:32","date_gmt":"2015-11-14T00:34:32","guid":{"rendered":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/2015\/11\/r-studio-32-bit-vs-64-bit.html"},"modified":"2015-11-14T07:34:32","modified_gmt":"2015-11-14T00:34:32","slug":"r-studio-32-bit-vs-64-bit","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/2015\/11\/r-studio-32-bit-vs-64-bit.html","title":{"rendered":"R Studio 32 bit vs 64 bit"},"content":{"rendered":"<p>Assalamualaikum wrwb selamat pagi<\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Saya mau share sedikit pengalaman menggunakan R di Ubuntu. Setelah 3 tahun setia menemani (hingga ke Australi setahun penuh), Laptop kantor yang lama, Acer V5 i5 (kata siapa Acer=Agak cepat rusak), ditukar oleh staf kantor jadi Asus i7.<\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Laptop yang baru ini menggunakan Win 8. Seperti biasa saya buat partisi Linux, install Ubuntu 15.04, dengan sistem dual OS.<\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Saya mulai install berbagai aplikasi standar saya, salah satunya R base dan R Studio. Dengan cara yang sama yang selama ini saya lakukan, R base versi 3.2.2 (code name: Fire Safety) sudah terinstalasi dan berjalan baik. Berikutnya R Studio, setelah terinstalasi, ternyata tidak dapat berjalan sama sekali. Icon muncul tapi bila diklik aplikasi tidak berjalan.<\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Saya sudah Googling untuk cari tahu soulsinya, seminggu kemudian belum ketemu. Lantas saya coba-coba saja. Selama ini yang saya install adalah versi Deb 32 bit. Bagaimana bila yang diunduh dan diinstall adalah versi deb 64 bit.<\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Dan voila<\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Ternyata R Studio bisa jalan sekarang.<span>\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p><span>Saya tidak tahu kenapa, dan agak malas cari tahu penyebabnya. Hehe.<\/span><\/p>\n<p><span \/><\/p>\n<p>Walaupun sudah lebih dari 15 tahun menggunakan Linux (Berawal dari RedHat, Mandrake, kemudian Ubuntu), saya tetap saja hanya &quot;user&quot;&#8230;. &#x1f602;&#x1f602;&#x1f602;<\/p>\n<\/p>\n<p>Foto: bukan keyboard QWERTY bukan\u00a0<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/172894f3ec2cf251322c11602cc1c9ce.jpg\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Assalamualaikum wrwb selamat pagi Saya mau share sedikit pengalaman menggunakan R di Ubuntu. Setelah 3 tahun setia menemani (hingga ke Australi setahun penuh), Laptop kantor&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2659","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2659"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/dasaptaerwin.net\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}