Tag: openscience
-
Scholarly communications to maximize outreach in digital era
-
How to extend data’s lifetime
How to extend data’s lifetime (original image) Penulis: Dasapta Erwin Irawan, Santirianingrum Soebandhi, Fierly Hayati, Cahyo Darujati, Deffy Ayu Puspito Sari. Preprint is available as preprint at the INArxiv. Presentasi ini akan sangat terkait dengan artikel kami berjudul “Promoting data sharing among Indonesian scientists: A proposal of generic university-level Research Data Management Plan (RDMP)” yang…
-
No Price Tags 🙂
Do you know Jessie J? What would happened if you don’t put price tags on everything? Watch this video if you don’t know her or the song. Do you know INArxiv? What would happened if you can distribute your work with no price tag at all? Watch this debut video if you don’t know…
-
A proposal for RDM and data archiving at university and national level
-
DESCOM: Indonesian scientist to extend microscope lifetime
Video ini saya rekam sebagai Facebook Live Video hari Kamis lalu 18 Januari 2017 pada Acara Pameran Hasil Riset ITB 2017 yang diselenggarakan oleh LPPM ITB. Dr. Andri Subandrio, seorang ahli mineralogi dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian dalam 10 tahun ini telah mendedikasikan waktunya untuk bereksperimen dengan kamera dan lensa. Beliau ini telah membuat…
-
The importance of scholarly communication
Sedikit saran dari INArxiv team. Narasinya ada di tautan Authorea ini.
-
Selamat untuk Jurnal berkala Ilmu Perpustakaan
Setelah IJAIN, berikut kabar gembira selanjutnya. Selamat kepada Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan UGM (Jurnal BIP UGM) yang telah terakreditasi. Berikut makalah kami tentang SainsTerbuka yg telah terbit di jurnal tsb. https://jurnal.ugm.ac.id/bip/article/view/17054 Oya. Saya tidak pernah hapal tautan setiap makalah yang pernah saya tulis. Seringkali saya harus googling tulisan saya sendiri. Seperti juga saat mencari tautan…
-
Jurnal OpenAccess: kualitas vs prestise
Pendahuluan Saat ada waktu senggang, saya membuat gambar di atas. Apakah memang relevan dengan kondisi dunia publikasi ilmiah saat ini? Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun, via Twitter, saya memantau hal ini. Jurnal OA (open access) selalu diasosiasikan dengan kualitas rendah (setidaknya bila dibandingkan dengan jurnal non-OA). Tidak diindeks oleh ini dan itu.…
-
Freedom to publish
Pagi (buta) ini saya menerima tiga surel, satu menanyakan komentar saya mengenai tawaran dari sebuah penerbit LN untuk menerbitkan buku. Surel kedua menanyakan mengenai INARxiv dan apakah dibolehkan mengirimkan makalah yang telah daring sebagai preprint ke sebuah jurnal. Surel ketiga mengomentari aktivitas saya sebagai blogger, bagaimana saya bisa menulis artikel — hampir setiap pagi — , dari mana idenya.…
-
Preprints, Arxiv and INARxiv (a view from Prof. Bryan Gaensler)
For some of you who are still skeptical or still having doubts about preprint and how it supports science, you might want to watch this video. I found it while researching on research data management. It was posted under University of Sydney Library channel. Some strong sentences about preprints were mentioned by this speaker, Prof.…