Tag: kultur akademik

  • Lima (ternyata enam) kultur akademik yang terlupakan

    Profil penulis (ORCID | GOOGLE SCHOLAR) Video naratif Artikel ini berisi lima (ternyata enam) fragmen pemikiran saya tentang kultur/budaya akademik yang pernah saya tulis secara acak dan tidak berurutan di blog saya pada bulan September 2018. Awalnya semua ini saya tulis sebagai pengingat untuk diri sendiri, tetapi kemudian saya berpikir sepertinya pengingat ini juga penting…

  • Kultur akademik 5

    Budaya berikutnya sebenarnya bukan budaya, tetapi insting, yaitu bagaimana seorang peneliti bisa mengembangkan insting menulis serta menjunjung tinggi diversitas/keberagaman. Di sini yang sebut menulis adalah bukan hanya menulis artikel ilmiah, tetapi menulis apapun yang sedang dipikirkan, sedang diperbincangkan bahkan bila perbincangan itu hanya terjadi pada Grup Whatsapp. Insting menulis ini akan berkembang ketika pikiran peneliti…

  • Kultur akademik 4

    Kultur berikutnya adalah Ibarat buah, seorang peneliti akan selalu menilai isinya, bukan kulitnya. Ini juga saya artikan luas. Secara umum pasti orang akan melakukan itu. Menilai isinya manis atau tidak, dan bukan melihat dari kulitnya untuk menilai apakah isinya manis atau tidak. Satu-satunya cara untuk menilai buah manis atau tidak adalah dengan cara mencicipinya. Tidak…

  • Kultur akademik 3

    Kultur berikutnya adalah: Keinginan untuk selalu mengonfirmasi, menguji, dan mempertanyakan. Ini juga pasti diartikan sangat klise, karena seorang peneliti melakukan itu semua. Betul. Semua peneliti pasti akan melaksanakan itu. Tapi hanya dalam lingkup yang sempit, yaitu dilakukan dalam sebuah kegiatan yang diberi label penelitian. Yang saya maksud adalah memperluas terminologi penelitian. Bahwa seorang peneliti akan…

  • Kultur akademik 2

    Kultur yang kedua Berbicara dengan data Ini juga seperti klise. Semua peneliti juga kalau bicara pasti berdasarkan data. Betul sekali. Pasti itu yang terjadi. Bagaimana kita, sebagai peneliti, bisa menyimpulkan sesuatu tetapi tanpa data. Yang saya maksud juga luas. Contoh: ada berapa banyak pesan Whatsapp yang sebenarnya kabar bohong (hoax) tapi disebarkan oleh para dosen.…

  • Kultur akademik 1

    Ini mungkin akan berlanjut dengan beberapa tulisan lepas dan acak dengan tema sejenis. Menyebarkan ilmu pengetahuan tanpa batas Ini mungkin terdengar klise. Anda pasti berpikir, kalau saya bekerja di bidang akademik, bukankah berarti setiap hari saya menyebarkan ilmu pengetahuan. Benar. Menurut saya itu memberikan kuliah. Menyebarkan ilmu pengetahuan yang saya maksud berarti luas. Seluas ilmu…