Paradigma Baru Integritas Ilmiah
Ekosistem publikasi ilmiah saat ini terjebak dalam pengejaran metrik prestise yang sempit. Banyak jurnal yang beralih dari model non-APC menuju model berbayar demi keberlangsungan pendanaan, yang sering kali mengaburkan misi utama ilmu pengetahuan. Sebagai akademisi, kita harus berhenti memaksa jurnal Diamond Open Access (OA) untuk masuk ke dalam liga prestise yang ada saat ini.
Mengapa Liga Prestise Tidak Cukup
Liga prestise yang ada sekarang cenderung berfokus pada metrik seperti jumlah sitasi dan kunjungan unik, yang sering kali rentan terhadap manipulasi dan tidak berkorelasi langsung dengan kualitas riset. Mengikuti standar ini hanya akan menjebak jurnal Diamond OA ke dalam siklus komersialisme yang tidak sehat. Kita memerlukan pendekatan yang lebih fundamental.
Membangun Liga Integritas dan Visibilitas
Jurnal Diamond OA — yang menawarkan akses gratis bagi pembaca dan penulis — harus membangun liga tersendiri yang berpusat pada nilai-nilai berikut:
- Integritas dan Reproduksibilitas: Liga ini harus mengutamakan transparansi data, kode, dan protokol riset untuk mencegah fabrikasi serta falsifikasi data.
- Profesionalisme Akademik: Fokus harus bergeser dari sekadar metrik kuantitatif ke arah kualitas proses penelaahan sejawat dan etika publikasi yang ketat.
- Keberpihakan pada Kebenaran: Liga ini menjadi ruang aman bagi riset yang jujur, di mana perguruan tinggi berperan aktif dalam menjaga ekosistem yang bebas dari tekanan komersial.
Dengan menciptakan liga terpisah, Diamond OA tidak akan lagi dipandang sebagai alternatif yang “kurang bergengsi”, melainkan sebagai standar emas baru dalam integritas ilmiah. Inilah saatnya kita mengalihkan dukungan kebijakan, seperti Permen 9/2026 atau Permen Ristek 39/2021, untuk memperkuat infrastruktur yang memprioritaskan kejujuran ilmiah di atas sekadar angka.