Category: Research and Teaching

  • No year-end reflection

    Tahun ini tidak ada refleksi akhir tahun dan resolusi tahun baru. Tahun 2020 sudah lebih dari cukup mengajarkan kita bahwa Allah SWT Sang Pengendali alam semesta Maka Kuasa atas segala rencana kita. Jadi rencana tidak perlu terlalu jauh. Tahun 2020 melatih kita untuk bertahan hidup. Tahun 2021 sepertinya belum akan berubah banyak. Pandemi COVID dan…

  • This is mine!

    A friend (Ilham Akhsanu Ridlo) shared this Free Coursera Science Literacy Course from University of Alberta. Here’s just one interesting part I found when joining the course. TLDR The course featured an interview with two indigenous people about what are their thoughts about science, how traditional science could understand modern science, and how the indigenous…

  • Lima (ternyata enam) kultur akademik yang terlupakan

    Profil penulis (ORCID | GOOGLE SCHOLAR) Video naratif Artikel ini berisi lima (ternyata enam) fragmen pemikiran saya tentang kultur/budaya akademik yang pernah saya tulis secara acak dan tidak berurutan di blog saya pada bulan September 2018. Awalnya semua ini saya tulis sebagai pengingat untuk diri sendiri, tetapi kemudian saya berpikir sepertinya pengingat ini juga penting…

  • Mengurai kerja sama riset kampus anda

    Vosviewer adalah perangkat yang “powerful” untuk memvisualisasikan dokumen ilmiah. Perangkat lunak yang dibuat oleh CWTS Leiden ini fokus kepada visualisasi teks secara semantik, alih-alih hanya memperhatikan jumlahnya. Pada beberapa video sebelumnya, baik dari saya atau pengguna lainnya, telah disampaikan fungsi Vosviewer sebagai perangkat untuk mendeteksi celah riset (research gap). Kali ini saya memberikan contoh penggunaannya…

  • YT by JT

    The following are the list of videos available on Youtube (YT) from Jon Tennant (JT) RIP about bones, (open) science and self healing. He passed away in April 2020 in Bali, Indonesia. This post contains just a list for now. Later on I will leave some notes of important points from each video. 1. On…

  • Haruskah jurnal Indonesia masuk ke pengindeks komersial?

    Dua tahun yang lalu, saya pernah menulis artikel ini Scielo Citation Index dalam Clarivate Web of Science. Berikut ini adalah komentar saya atas artikel yang saya tulis sendiri. Dalam artikel di atas, saya memberikan intonasi seolah setuju dengan pengindeks selama makalah dari penulis Indonesia dan ditulis dalam Bahasa Indonesia dimasukkan ke dalam basis data. Sebenarnya…

  • Tentang visibilitas artikel secara daring tidak ditentukan oleh status aksesnya (OA atau non OA) atau siapa pengindeksnya

    Banyak yang berpikir bahwa visibilitas artikel ditentukan oleh basis data atau mesin pencari yang digunakan. Sepertinya bukan itu. Bahwa artikel non OA hanya dapat dibaca lengkap bila kita melanggan akses ke jurnal tersebut, itu benar. Tapi apakah artikel non OA menjadi sulit ditemukan bila menggunakan basis data yang gratis, atau sebaliknya, hanya bisa ditemukan bila…

  • Tata kelola data riset

    Oleh: Dasapta Erwin Irawan (ITB/RINarxiv) Disampaikan pada acara “Tata Kelola Data dalam Perspektif Pembangunan Riset dan SDM KP”, Jumat 13 November 2020. Mengapa data perlu dikelola? Memerlukan dana yang besar untuk mendapatkannya, Ide analisis terbatas, Perlu dilanjutkan. Data sebagai luaran riset/kegiatan Laporan adalah luaran utama kegiatan, Saat ini data hanya dianggap sebagai bagian dari laporan,…

  • Retas budaya – GLAM dan Citizen Science

    Pada tanggal 6 November 2020, mulai pukul 16.30, akan diadakan kegiatan diskusi tentang RETAS BUDAYA: GLAM dan Citizen Science. Acara ini diselenggarakan oleh Goethe Institute dengan bekerja sama dengan LIPI dan beberapa pihak lainnya. Walaupun ternyata saya sudah pernah terekspos dengan istilah GLAM dari acara ini. GLAM adalah singkatan dari Galleries, Libraries, Archives, Museums. Galleries:…

  • [Republikasi] India’s plan to pay journal subscription fees for all its citizen may end up making science harder to access

    Dasapta Erwin Irawan, Institut Teknologi Bandung; Juneman Abraham, Himpunan Psikologi Indonesia; Rizqy Amelia Zein, Universitas Airlangga, dan Sridhar Gutam, Indian Council of Agricultural Research India, the world’s second-most populous country, is planning to make scholarly literature available for everyone under its latest science, technology and innovation policy. The policy will push for the whole country…