Category: Research and Teaching

  • Kecil padahal besar

    Banyak yang saya baru tahu. Ternyata: area yang terpadat bukanlah Cicadas tapi di sini, tempat yang terhening bukanlah ruangan ujian tapi di sini, status yang terhebat bukanlah Guru Besar, di sini banyak yang lebih hebat, benda yang punya gaya tarik bukan hanya magnet, tapi pusat lingkaran di sini, urutan yang terpandang bukanlah urutan indeks H,…

  • Melihat dibalik angka

    Perlombaan jumlah belum akan berakhir dalam waktu dekat. Hampir setiap hari kita melihat grafik yang menunjukkan peringkat yang mengurutkan kita berdasarkan jumlah. Jadi kita hanya akan dinilai berdasarkan jumlah. Saatnya melihat informasi yang tersembunyi dibalik angka. Berikut adalah eksperimen sederhana saya untuk melihat beberapa informasi dasar yang tersembunyi dibalik angka, menggunakan basis data LENS. Form…

  • Mungkin dari sini datangnya budaya mengejar sitasi

    Oleh: Dasapta Erwin Irawan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung Pendiri INArxiv (yang sedang hibernasi) Dunia riset dan publikasi pada dasarnya adalah sebuah dunia yang bersandar sepenuhnya kepada sitasi. Penilaian kinerja staf, laboratorium, pusat penelitian, sampai perguruan tinggi didasarkan semuanya kepada jumlah sitasi. Dari data itu kemudian pemeringkatan dibuat.

  • Jangan telantarkan sains anda: sains terbuka di Pusdatin Kemristek-BRIN

    Gulung (scroll) ke bawah untuk rekaman videonya. Pagi ini saya akan menyampaikan prinsip-prinsip sains terbuka di Pusdatin Kemristek-BRIN. Mengenai judul, ada kawan baik yang memberitahu kalau mestinya “telantar” bukan “terlantar” menurut KBBI. Pikiran saya yang acak Karena pikiran saya sangat acak, maka saya memilih untuk merancang slide tidak dengan Google Slides seperti orang normal, tetapi…

  • Versi pracetak – makalah OA debates in Indonesia

    Kami baru saja mengirimkan manuskrip berjudul OA debates in Indonesia ke Jurnal Development and Change. Jurnal ini diterbitkan oleh International Institute of Social Studies bekerjasama dengan Wiley Online Library (sama dengan Sciencedirect punya Elsevier). Terima kasih untuk Mbak Dyna Rochmyaningsih yang mereferensikan kami kepada penyunting jurnal.

  • Melihat sitasi sebagai dampak

    Saya menulis ini untuk merespon pesan di laman salah satu grup Facebook yang saya ikuti. Seperti yang sering saya bilang. Tidak ada industri lain yang seperti industri publikasi. Sebuah industri yang terbalik-balik menurut saya. Pihak yang memproduksi riset sangat tergantung kepada pihak yang tugasnya mengemas dan sekaligus sebagai penjual. Pihak yang menjual ini bahkan mendapatkan…

  • Ini cara mendeteksi jumlah sitasi buku anda dan proses penerbitan buku

    Ini bagi para penulis buku. Tingkatan kepakaran anda tidak akan turun walaupun yang anda tulis hanya buku dalam Bahasa Indonesia. Saat ini cara pengukuran kinerja staf memang sangat sempit, walaupun katanya beorientasi internasional.

  • Penjelasan atas makalah komentar kami di Journal STOTEN

    Berikut ini adalah rekaman video penjelasan tim penulis, yang saya wakili sebagai penulis kedua, untuk makalah komentar kami (Comments on “Factors affecting global flow of scientific knowledge in environmental sciences” by Sonne et al. (2020)) yang terbit di Jurnal STOTEN (Science of the Total Environment). Beberapa tautan terkait ada di bawah. Jangan lupa baca juga…

  • Perbandingan makalah versi pracetak dengan versi finalnya

    Makalah yang menarik untuk dibaca Saya sedang membaca makalah oleh Klein dkk (2019) (versi OA di Arxiv) berjudul Comparing published scientific journal articles to their pre-print versions. Walaupun versi finalnya terbit pada Desember 2019, tetapi versi pracetaknya telah diunggah pada 18 April 2016. Berikut adalah abstrak lengkapnya. Academic publishers claim that they add value to…

  • setelah diterima lalu apa?

    Pertama-tama saya ucapkan selamat tahun baru 2020. Semoga kebaikan selalu mengikuti kita semua. Artikel blog kali ini tentang Elsevier dan akses. Jarang-jarang bukan. 🙂