Dosen yang masih ingin jadi “guru”
-
Kultur akademik 4
Kultur berikutnya adalah Ibarat buah, seorang peneliti akan selalu menilai isinya, bukan kulitnya. Ini juga saya artikan luas. Secara umum pasti orang akan melakukan itu. Menilai isinya manis atau tidak, dan bukan melihat dari kulitnya untuk menilai apakah isinya manis atau tidak. Satu-satunya cara untuk menilai buah manis atau tidak adalah dengan cara mencicipinya. Tidak…
-
Kultur akademik 3
Kultur berikutnya adalah: Keinginan untuk selalu mengonfirmasi, menguji, dan mempertanyakan. Ini juga pasti diartikan sangat klise, karena seorang peneliti melakukan itu semua. Betul. Semua peneliti pasti akan melaksanakan itu. Tapi hanya dalam lingkup yang sempit, yaitu dilakukan dalam sebuah kegiatan yang diberi label penelitian. Yang saya maksud adalah memperluas terminologi penelitian. Bahwa seorang peneliti akan…
-
Kultur akademik 2
Kultur yang kedua Berbicara dengan data Ini juga seperti klise. Semua peneliti juga kalau bicara pasti berdasarkan data. Betul sekali. Pasti itu yang terjadi. Bagaimana kita, sebagai peneliti, bisa menyimpulkan sesuatu tetapi tanpa data. Yang saya maksud juga luas. Contoh: ada berapa banyak pesan Whatsapp yang sebenarnya kabar bohong (hoax) tapi disebarkan oleh para dosen.…
-
Kultur akademik 1
Ini mungkin akan berlanjut dengan beberapa tulisan lepas dan acak dengan tema sejenis. Menyebarkan ilmu pengetahuan tanpa batas Ini mungkin terdengar klise. Anda pasti berpikir, kalau saya bekerja di bidang akademik, bukankah berarti setiap hari saya menyebarkan ilmu pengetahuan. Benar. Menurut saya itu memberikan kuliah. Menyebarkan ilmu pengetahuan yang saya maksud berarti luas. Seluas ilmu…
-
Terbuka atau tertinggal: Paparan Rakernas RJI Agustus 2018
Paparan ini disampaikan pada acara Rakernas RJI 24.08.2018 di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung. Gambar: Pixabay CC-0
-
Data as public goods: mengelola data riset
Berikut video rekaman presentasi untuk mengenalkan pengelolaan data riset kepada dosen-dosen peserta Program Dosen Magang ITB 2018. Semoga bermanfaat. Baca juga deskripsi videonya untuk tautan-tautan yang terkait. Gambar dari Pexels (CC-0) disunting dengan Snappa
-
Mengenal dosen magang: beberapa hal tentang pencarian informasi
Hari ini dan besok saya diminta berbicara mengenai identifikasi masalah, research gap, publikasi, dan pemilihan media publikasi, di salah satu sesi dalam rangkaian acara Program Dosen Magang di ITB. Koordinator program ini adalah Pak Komang Anggayana dari FTTM ITB. Terima kasih Pak sudah memberi kesempatan kepada saya. 🙂 Berikut dokumentasinya. (dipinjam dari flickr/beckpitt, CC-BY)
-
Telaah singkat Permenristekdikti No. 20 Tahun 2018 tentang Penelitian (v1)
Telaah singkat Permenristekdikti No. 20 Tahun 2018 tentang Penelitian Oleh Dasapta Erwin Irawan (GS, ORCID) Telaah singkat versi 1.0 ini merupakan bagian dari dokumen IDRI (Ikatan Dosen Republik Indonesia) yang disampaikan ke DPR RI hari ini. Versi PDF dan DOCX nya akan tersedia daring di Repositori ITB. Konteks yang disampaikan di sini adalah bahwa regulasi…
-
Scholarly communications to maximize outreach in digital era
-
How to extend data’s lifetime
How to extend data’s lifetime (original image) Penulis: Dasapta Erwin Irawan, Santirianingrum Soebandhi, Fierly Hayati, Cahyo Darujati, Deffy Ayu Puspito Sari. Preprint is available as preprint at the INArxiv. Presentasi ini akan sangat terkait dengan artikel kami berjudul “Promoting data sharing among Indonesian scientists: A proposal of generic university-level Research Data Management Plan (RDMP)” yang…
Got any book recommendations?