Dosen yang masih ingin jadi “guru”

  • Jurnal OpenAccess: Kualitas vs prestise (2)

    Posting ini saya copy paste dari pesan saya ke salah satu Telegram Group yang saya ikuti. Jadi mohon maklum kalau masih perlu banyak penyuntingan. Kalau anda melihat banyak bagian seperti diulang-ulang, maka benar memang saya ulang-ulang dalam berbagai kesempatan. Kenapa? Karena pertanyaannya memang TIDAK pernah berkembangan dan TIDAK pernah bergeser. Diulang-ulang setiap hari, setiap minggu.…

  • Jurnal OpenAccess: kualitas vs prestise

    Pendahuluan Saat ada waktu senggang, saya membuat gambar di atas. Apakah memang relevan dengan kondisi dunia publikasi ilmiah saat ini? Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun, via Twitter, saya memantau hal ini. Jurnal OA (open access) selalu diasosiasikan dengan kualitas rendah (setidaknya bila dibandingkan dengan jurnal non-OA). Tidak diindeks oleh ini dan itu.…

  • Mengenai bahasa dan indexing

    Di bawah ini adalah dua post di FB yang mendapatkan perhatian menarik dari rekan-rekan saya. Berikut rangkumannya. American Pixabay CC-0 Apakah benar menulis ilmiah harus dalam Bahasa Inggris? Tidak masalah bila kita ingin belajar dengan banyak membaca artikel yang relevan dengan riset kita dalam Bahasa Inggris (karena mungkin tekniknya atau hasilnya sudah sangat maju). Sebaliknya…

  • Prosiding dan jurnal mengapa harus dibedakan?

    Terima kasih Mas Robbi Zhuge Rahim telah memulai diskusi tentang publikasi di prosiding dan jurnal. Strom trooper Pixabay/Aitoff CC-0 Abstrak panjang vs makalah lengkap Betul publikasi di jurnal dan prosiding memang beda. Kebanyakan orang menilai bahwa seleksi dan peer review untuk seminar yang berujung ke prosiding biasanya lebih “ringan” dibanding ke proses yang sama oleh…

  • 1000-AID: If data could speak …

    Posted by me on behalf of co-authors This project would be the first attempt of crowd-sourced paper writing from Indonesian authors. We began working on this paper in the open via Google Docs and Google Sheet editable files. The publishing efforts were made using the power social media (Facebook, Twitter, Whatsapp Group, and Telegram Group).…

  • Blog sains: mendekatkan riset dengan masyarakat

    oleh: Dasapta Erwin Irawan (ORCID) Pertama kali ditulis tanggal 17 Oktober 2017 dan mengalami banyak penyuntingan setelahnya. Dua kutub dunia publikasi akademik Masyarakat umum dan ilmuwan bagaikan dua kutub magnet yang saling berbenturan. Satu sisi sangat pragmatis dan satu sisi yang sangat teoritis. Tapi saat ini telah ada media blog sebagai salah satu bentuk media…

  • INARxiv 101

    INARxiv 101 adalah salah satu bentuk upaya promosional kami sebagai pengelola INARxiv untuk menonjolkan berbagai manfaat dari preprint server ini. Klik gambar di bawah ini untuk menjalankan animasinya. Klik gambar di bawah ini  Salam @dasaptaerwin [ INARxiv.ID ] — Feel the freedom  

  • INARxiv — Feel the freedom

    Dear all This is where we at … A daily chart of docs (pre/post print) submitted to our server. Fly agaric mushroom Pixabay CC-0 INARxiv.ID  —  Feel the freedom  

  • Freedom to publish

    Pagi (buta) ini saya menerima tiga surel, satu menanyakan komentar saya mengenai tawaran dari sebuah penerbit LN untuk menerbitkan buku. Surel kedua menanyakan mengenai INARxiv dan apakah dibolehkan mengirimkan makalah yang telah daring sebagai preprint ke sebuah jurnal. Surel ketiga mengomentari aktivitas saya sebagai blogger, bagaimana saya bisa menulis artikel — hampir setiap pagi — , dari mana idenya.…

  • Feels like a loser lately?

    Loser — Pixabay CC-0 Setiap orang adalah pecundang pada titik tertentu di hidupnya.

Got any book recommendations?