5 masa Bumi mengalami kepunahan massal. Kini kehancuran keenam?
Sebuah artikel yang menarik, terutama saat para dosen dikejar-kejar oleh pola pengukuran kinerja yang mengutamakan peer-reviewed article.
Sebuah artikel yang menarik, terutama saat para dosen dikejar-kejar oleh pola pengukuran kinerja yang mengutamakan peer-reviewed article.
Video ini saya rekam sebagai Facebook Live Video hari Kamis lalu 18 Januari 2017 pada Acara Pameran Hasil Riset ITB 2017 yang diselenggarakan oleh LPPM…
Sedikit saran dari INArxiv team. Narasinya ada di tautan Authorea ini.
Berikut ini adalah beberapa point penting tentang akreditasi dan indexing di akhir tahun 2017. Ternyata perhatian dan kontribusinya luar biasa, walaupun menjelang akhir tahun. Berikut beberapa postingnya.
Hasil pencarian Google Trends untuk kata kunci “Scopus-indexed journal” (selama 12 bulan terakhir)
Melanjutkan analogi menjual rumah dan perlu atau tidaknya agen properti. Ini contoh iklan agen properti di Sydney. Namanya Tushar, dia menawarkan properti untuk disewakan atau dijual, atas nama pemilik properti, kepada orang yang mencari. Sebagai agen, dia pasti ingin punya pelanggan (orang yang mempercayakan propertinya untuk ditawarkan) dan para pembeli yang luas.
Melanjutkan diskusi panjang tentang jurnal di wall FB saya. Saya sambung dengan status lebih panjang lagi. Besok akan saya copas ke blog saya www.dasaptaerwin.net.
Suasana malam Natal di depan Apple Store George Street Sydney
Kemarin secara masal dibagikan artikel berjudul Ilmuwan Indonesia akankah selamanya menjadi Ali oleh Dyna Rochmyaningsih
Dalam artikel tersebut diceritakan mengenail ilmuwan Indonesia yang sering tidak terekspos perannya dalam suatu riset. Terutama bila riset dilakukan bersama pakar dari luar negeri (LN). Terima kasih untuk Mbak Dyna yang telah mengutip peran serta INArxiv dalam menyemangati ilmuwan Indonesia.
Berikut ini adalah tanggapan saya.
Strategies to survive your PhD
link to my google drive: https://drive.google.com/open?id=1Iv1PSu63eNd-KX8195e8pRUOqmhMfTeN
Saya menerima pranala ini dari salah satu grupWA yang saya ikuti. Terima kasih Prof. Hasanuddin Z. Abidin yang telah membagikannya. Judulnya “Simple strategies to survive your PhD”. Barangkali ada yg tertarik. Disusun oleh penulis lain Julio Peironcely pendiri blog Next Scientist.
Suasana malam Natal (foto ada di flickr/dasaptaerwin)