Saya mengunggah video pendek ini untuk mengulang-ulang penjelasan tentang modus pengelolaan jurnal. Sampai hari ini masih sering saya menerima pertanyaan sejenis, atau membaca pesan di media sosial yang perlu diluruskan.
Saya mengunggah video pendek ini untuk mengulang-ulang penjelasan tentang modus pengelolaan jurnal. Sampai hari ini masih sering saya menerima pertanyaan sejenis, atau membaca pesan di media sosial yang perlu diluruskan.
INARxiv 101 adalah salah satu bentuk upaya promosional kami sebagai pengelola INARxiv untuk menonjolkan berbagai manfaat dari preprint server ini. Klik gambar di bawah ini…
Dua bulan lalu, rekan saya Jon Tennant dan Lisa Matthias dalam blog Fossilsandshit telah membuat infografik yang menggambarkan alur pikir tentang bagaimana membuat riset (hasil riset) anda open access secara gratis dan legal. Kemudian infografik yang sama diunggah ke Figshare untuk mendapatkan DOI 10.6084/m9.figshare.5285512.v2.
Just this morning we posted a pre-print about implementing open science in Indonesia’s scholarly communication. We wrote it in Indonesian (ID) language. Read more
Berikut ini adalah bagian dari makalah bersama kami “Penerapan open science di Indonesia agar riset lebih terbuka, mudah diakses, dan meningkatkan dampak saintifik“, yang sementara ini ditulis oleh: Dasapta Erwin Irawan, Hendy Irawan, Cut Novianti Rachmi, Juneman Abraham, Kustiati Kusno, Mochammad Tanzil Multazam, KeuKeu Kaniawati Rosada, Septriono Hari Nugroho, Galih Kusumah, Defny Holidin, Nurhazman Abdul Aziz… (daftar masih berlanjut, silahkan berkontribusi di tautan ini)
Berikut ini adalah beberapa indikator hasil riset yang selama ini kita kenal, seperti laporan, dataset, makalah, poster, dll:
Saya bersama rekan-rekan dari Penerbit ITB dan Perpustakaan Pusat ITB berinisiatif (tepatnya memberanikan diri) untuk melaksanakan “Serial Workshop Open Science”. Workshop ini…
The following post was motivated by my old habit when I was finishing my master and starting a PhD few years back. My school years…