Jurnal Scopus apa yang cepat terbitnya?

Kalau anda baca judul blog post ini, mungkin agak bingung. Walaupun itu bahkan bukan merupakan sebuah kalimat, tapi adalah cara tercepat untuk menyampaikan pertanyaan berikut:

Jurnal internasional terindeks Scopus apa yang cepat dalam mereview dan menerbitkan makalah yang kita kirimkan

Kalau anda mendengar pertanyaan itu dari mahasiswa, bahkan mungkin kolega dosen, kira-kira apa jawaban anda?

Blog post saya ini sebenarnya merupakan berkas Google Docs yang saya bagikan sebelumnya (tadi subuh, sudah dilihat oleh 200 an orang), tapi sekarang sudah jauh lebih lengkap. Isinya merupakan simulasi saya saat membandingkan beberapa jurnal terindeks Scopus, dan memilih jurnal mana yang kira-kira akan menerbitkan makalah lebih cepat dibandingkan jurnal yang lain.

Jadi Scopus sebenarnya selain digunakan untuk mencari informasi, mencari makalah, serta untuk unjuk karya dengan H indeks dan jumlah sitasi (ini diperlukan saat membuat proposal untuk dikirim ke Similitabmas Dikti), juga dapat digunakan untuk mengevaluasi jurnal. Hasilnya adalah jurnal yang tepat dan memiliki peluang untuk menerbitkan makalah anda relatif lebih cepat.

Yang menarik adalah, pencarian orang Indonesia (dan India) mengenai “scopus index” terekam dengan baik di Google Trend. Kedua negara ini terekam sebagai negara dengan pencarian tertinggi menggunakan kata kunci “scopus index”. Menarik bukan.

Grafik pencariannya secara time series dapat dilihat pada gambar ini.

 

 

Simulasi saya ini mungkin akan ada yang menyalahkan, tapi setidaknya usaha sedikit lebih keras dari beberapa orang. 🙂

Silahkan dibaca ya. Mohon masukannya. Kalau ada yang tidak disetujui, bisa menuliskan pendapatnya ke kolom komentar di bawah, atau lebih bagus lagi, membuat blog post baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *