Diktat Hidrogeologi Umum

Alhamdulillah diktat/catatan kuliah Hidrogeologi telah dicetak oleh Penerbit ITB. Diktat tersebut telah bisa dibeli di Toko Buku Penerbit ITB. Memang masih banyak kekurangan yang akan terus diperbaiki dan ditambah dengan materi-materi pengalaman tim hidrogeologi. Bagi yang sudah membeli mohon masukannya. Mudah-mudahan segera bisa berubah status menjadi buku teks. Terimakasih untuk Prof. Jahdi Zaim, Ibu Tuti Sarah dkk, dari Penerbit ITB.

PS: Lokasi Toko Buku Penerbit ITB di sebelah ATM BNI depan (berseberangan dengan Kantor Satpam ITB)

Nasehat menarik untuk menulis

Buat yang sedang menulis (apa saja), berikut ada artikel menarik yang saya ambil dari http://www.geocities.ws/andrewbroad/cs/cs710/advice.html

 

Untuk lengkapnya silahkan langsung mengunjungi website tersebut.

…….

The day-to-day process of thesis-writing

It’s important to organise your time well, and try to get into a routine for thesis-writing. It’s not easy because your situation will keep changing. It’s a very individual activity, but I want to talk about how I do it.

I do not live at university – my house is an 80-minute journey away (walking, train, waiting, bus). That’s when I do most of my reading – papers, and proof-reading my thesis (usually the bit I’ve just written). I generally do no work once I get home, which is usually between 21:30 and 22:00. I usually go to bed just after midnight, and I require 6h30m to 7h sleep to operate effectively.

On a good thesis-writing day (expect plenty of bad ones, though, when you just don’t feel like it! ;-)), I arrive at university at 9:20 or 9:50 (depending what train I catch). It’s good to start with editing the thesis according to the comments you’ve written on yesterday’s draft (mainly tactical-level), because it’s a gentle introduction to a day of thesis writing. If you don’t take a comment on board immediately, insert it into the text of the thesis using special characters to delimit it, and don’t forget to grep for such comments before you submit!

It’s important to block out distractions, because it’s easy to make excuses to put off starting work for the day, especially something as vague and difficult as research (concrete tasks are easier to get down to). My particular vice is emailing and surfing the Internet, so I have actually written a Perl script to keep me off until 17:00!

…..

 
 

The week-to-week process of thesis-writing

It’s important to plan what you intend to achieve each week, and at the end of each week, to take stock of what you’ve done that week, and plan for the week(s) ahead. For this purpose, I write a weekly summary of up to one side of A4.

I’m within six months of my thesis deadline, and I have six chapters to write in that time, so I’ve planned to spend three weeks writing up each chapter and working on the plan for the next chapter, leaving a month before the deadline for proof-reading and editing (do not underestimate the time needed for this – that was one reason why I was two months late submitting my MPhil thesis).

…..

 
 

Pasted from <http://www.geocities.ws/andrewbroad/cs/cs710/advice.html>

 
 

Google for undergrad #1

  • Mengapa kita perlu mancari referensi/rujukan?
    • Setidaknya ada tiga butir alasan “tidak ilmiah” yang selalu saya ingat, kalau sudah mulai bosan mencari rujukan.

       
       

      • Agar tidak bekerja dua kali.

         
         

        • Alasan ini semestinya menjadi alasan utama kita. Buat apa capek-capek mengulang kegiatan penulis lain, yang sudah ada hasilnya, dan ada kemungkinan sudah dipublikasikan. Lebih baik kita incar kegiatan lain yang belum dikerjakan penulis lain.

           
           

        • Supaya apa? Singkatnya agar kalau ditanya pembimbing/penguji (kita singkat saja PP), kita bisa jawab lebih lugas bahwa penulis sebelumnya sudah mengerjakan A, B, C, dst.

           
           

      • Agar tahu lebih banyak.

         
         

        • Ingat, besar kemungkinan ide kita bukan yang pertama kali di dunia(mungkin juga ada ide-ide yang memang baru pertama muncul di dunia). Apa yang penulis lain tahu tentang hal tersebut. Dijamin kita bisa tahu beberapa fakta baru.

           
           

      • Agar bisa memilah, mana yang hasil kita, mana hasil orang lain.

         
         

        • Ini sering kali jadi pertanyaan kritis PP. Jadi dari pada pusing di kemudian hari, mending pusing sekarang, di saat-saat awal riset kita.

           
           

        • Kalau pemilahan sudah dilakukan, maka kita bisa sampaikan ke ke para PP, bahwa pernyataan X, Y atau Z adalah pendapat penulis lain, bukan pendapat kita.
  • Bagaimana cara mencarinya ?

     
     

    • Anda sudah hidup di zaman yang transparan dan punya semangat berbagi (sharing) yang sangat tinggi. Banyak cara “gratis” yang bisa kita pakai di mana pun:
      • Perpustakaan.
        • Jangan meremehkan tempat ini. ITB sudah menyediakan perpustakaan yang nyaman dengan jam buka yang relatif panjang (dibandingkan perpustakaan di tempat lain). Setidaknya di tempat ini kita bisa “menghilang” dengan alasan agak ilmiah daripada pergi ke mall misalnya.
        • Modalnya hanya “dengkul” untuk berjalan ke perpus dan semangat. Bahkan bila kita menjadi mengantuk, ada banyak tempat untuk sekedar memejamkan mata sejenak. Asal tidak ngorok saja tentunya. Kemungkinan besar ada hotspot gratis. Jadi kita bisa online dan buka apa saja selama di perpustakaan. Ini mungkin bisa jadi alasan utama ke perpustakaan.
        • Saya pergi ke perpustakaan, terutama untuk rujukan yang jenisnya buku teks. Ini yang terkadang tidak bisa disediakan oleh internet, karena pasti ukurannya besar. Walaupun sekarang sudah ada Google Books (akan dijelaskan kemudian).
        • Suasana Perpustakaan Pusat akan dijelaskan di bagian lain.

           
           

      • Online
        • Ini yang sekarang jadi tumpuan banyak orang. Padahal alasan utamanya adalah malas pergi ke perpustakaan 🙂
        • Banyak cara. Yang biasa saya gunakan adalah:
          • Mesin pencarian umum
          • Mesin pencarian khusus (akademik)
          • Dengan cara ini, berbagai pencarian bisa dilakukan. Tapi hasilnya masih sangat luas. Percakapan di miling list juga bisa tertangkap oleh dua mesin pencari ini.

     
     

     
     

 
 

2

Go FITB (IGEO 2012)

Sekelumit posting saya ke Milis Dosen ITB berkaitan dengan prestasi wakil FITB-ITB di International Geography Olympiad 2012 di Kota Koln Jerman:

Selamat untuk prestasi mahasiswa wakil FITB dan ITB di IGEO Koln 2012. Semoga para mahasiswa tidak patah semangat untuk terus berkompetisi.

Sebagai informasi, kami di FITB, khususnya Prodi Teknik Geologi, kebanjiran proposal dari mahasiswa yang artikelnya diterima untuk dipresentasikan di berbagai konferensi internasional. Salut untuk anak-anak ini yang dengan percaya diri sudah menulis walaupun belum lulus, sebagian besar mahasiswa yang ” diam-diam menghanyutkan ini” duduk di tahun ke-3. Semoga ada informasi jalur sponsor dr Milis Dosen ini.

Salam,
Erwin
KKGT, FITB

Posted by D. Erwin Irawan with BlackBerry?