Category Archives: WTF (Writings Totally Fun)

Terindeks Scopus bagus, tapi …

Pendahuluan

Beberapa waktu lalu saya dan Sdr Achmad Zulfikar menginisiasi tabel database berisi International Conference (IC) yang terindeks Scopus, WoS atau Thomson Reuters. Semua even dilaksanakan di Indonesia. Tabel tersebut dapat diakses dan disunting oleh siapapun. Artinya semua orang dapat menambahkan IC yang belum masuk dalam daftar.

Saat ini telah ada sebanyak 60 IC terindeks S/W/TR Periode Mar-Dec.

Continue reading Terindeks Scopus bagus, tapi …

Do we (Indonesian) need a new set of perspectives to measure research/academic impact?

An abstract in progress. It’s our quick views as Indonesian academia. We don’t know where it will be sent nor when will the new metrics be introduced, but we know it’s the future.

Add your contribution here: https://goo.gl/cSgTSL.

Continue reading Do we (Indonesian) need a new set of perspectives to measure research/academic impact?

OpenScience Journal: A proposal

Proposal OpenScience Journal

Oleh
Dasapta Erwin Irawan1, Surya Alam2, Hendy Irawan1, M.T. Tanzil3, Juneman Abraham4, …, … (kami mengundang editor dari berbagai bidang ilmu)

kirimkan DM atau surel ke d()erwin()irawan(@)yahoo(.)com bila anda berminat ( hilangkan semua tanda “()” )

1 Institut Teknologi Bandung
2 afiliasi
3 Umsida
4 Binus
5 afiliasi

Magazine stack

Continue reading OpenScience Journal: A proposal

Kami tidak perlu Scopus 1

Saya tahu judul memang provokatif. Tapi saya berusaha untuk tidak vulgar. Di Indonesia, Scopus dan WoS telah diposisikan melebihi porsi layanan yang mereka berikan. Kalau memang tujuan dari mendaftarkan seminar/konferensi adalah agar makalah lebih mudah dicari, maka apakah tidak ada layanan lain yang lebih ekonomis? Dan bila memang itu tujuannya, mengapa tulisan “indexed by Scopus” lebih sering dipertanyakan dibandingkan substansi seminarnya?

Karena itu saya menulis blog post ini yang merupakan bagian pertama dari serial “Kami tidak perlu Scopus”. Blog post ini berawal dari tweet saya dari akun @openscience_ID. :). Akun pribadi saya sendiri @dasaptaerwin.

Saya paham juga kalau buah pikiran manusia tidak akan sempurna. Karena itu, mohon masukan dari ibu dan bapak sekalian. Kalau setuju beri tahu kawan, kalau tidak setuju, silahkan anda membuat blog post tandingan atau tuliskan pendapat anda di kolom komentar. Mari kita budayakan saling me-review untuk bidang sains, bukan hanya bidang sospol saja.

Continue reading Kami tidak perlu Scopus 1

Mengapa perguruan tinggi Indonesia (terkesan) susah menembus peringkat intl?

Post ini awalnya merupakan kumpulan twit saya saat merespon twit di bawah ini dari Bapak Nadirsyah Hosen.

Continue reading Mengapa perguruan tinggi Indonesia (terkesan) susah menembus peringkat intl?

Saatnya melakukan review terhadap peer review

Karena peer review adalah juga obyek untuk direview.

Beberapa tahun lalu, saya mengikuti ceramah umum dari Prof. Djoko T. Iskandar, yang salah satunya menceritakan makalah beliau yang ditulis oleh lebih dari 40 orang. Tahun ini saya mengalaminya juga :).

Continue reading Saatnya melakukan review terhadap peer review

Clarivate Analytics mengakuisisi Publons

Saya agak ketinggalan masalah ini, menjadi penasaran saat malam ini saya mendapatkan surel masal dari Publons yang menyatakan bahwa Publons telah diakuisisi oleh Clarivate Analytics. Setelah googling sesaat, saya ketahui runutan ceritanya adalah sebagai berikut.

Continue reading Clarivate Analytics mengakuisisi Publons

Beberapa jenis lisensi yang mendukung open sains

 

Artikel ini merupakan bagian dari upaya kami (saya bersama Bapak Eko Susanto dari Relawan Jurnal Indonesia) untuk membuat dokumen Glossary of Open Sains dan hal-hal yang terkait. Dokumen ini merupakan penyuntingan dan translasi dari dokumen asli berikut ini:

Tennant, J. and Mounce, R. (2015): Open Research Glossary. figshare.  https://doi.org/10.6084/m9.figshare.1482094.v1Retrieved: 02 56, May 25, 2017 (GMT)

Continue reading Beberapa jenis lisensi yang mendukung open sains

Panduan memilih jurnal terpercaya

Pendahuluan: Beberapa pertanyaan yang sering saya terima

Setiap minggu, saya mendapat beberapa pertanyaan dari kolega dan mahasiswa tentang bagaimana memilih jurnal yang terpercaya. Pertanyaan yang paling sering sampai ke saya adalah:

  1. apakah jurnal X predatory?
  2. apakah jurnal X open access?
  3. apakah mengirimkan makalah ke jurnal X bisa cepat terbit?
  4. saya membayar USD 500 ke jurnal X, apakah jurnal itu bagus?
  5. jurnal X terindeks Scopus, tapi kok masuk daftar Beall’s list of predatory journal?

Continue reading Panduan memilih jurnal terpercaya