Civil eng vs geological eng va eng geology

20130222-123030.jpg

Corat coret saat rapat. Hasil brainstorming dgn secangkir teh dan buah duku di prodi. Hasilnya adalah sekikas positioning prodi civil eng dan geological eng, serta akreditasinya. Inilah kenapa pendidikan geologi di Indonesia (umumnya) tdk sama dgn pendidikan geological eng di LN, tapi ternyata ada jg yg sama. Bahkan muncul fakta bahwa akreditasi Abet ada yg utk bidang applied science. Baru tahu dan baru jg diberitahu. Hasil dr banyak bertemu orang yg lbh pintar 🙂

The first 3 common mistakes in writing

mac and coffee and many scratches
mac and coffee and many scratches

 

 

 

 

 

 

 

 

 

These are the first 3 common mistakes in writing. Why 3? at least the number was taken from the latest Referrat class in geology.

  1. Lack of motivation. From the situation that I can catch from the class, was that, some students did their homework just for passing the course. Also as seen in the Referat class, I sensed the same situation. The result, nonetheless, was a very poorly-checked article (see http://erwinirawansblog.blogspot.com/2012/08/ctrl-f-to-find-references.html), with many typo errors, and the most important think was the references and citations.
  2. Writing from the front. You should start to write from last page of your article, yes, references or bibliography. Exactly. Many students made a critical errors in citations and references,  because they only saw them as a title of a book or article (see http://erwinirawansblog.blogspot.com/2013/01/memulai-skripsi-dari-daftar-pustaka.html and http://erwinirawansblog.blogspot.com/2013/01/blog-post.html). On the other hand, they should be the basis of our article. They should think of it as a someone else’ work, which he/she also met the same obstacle to finish the work as we did, that we must appreciate and pay some respects. If you take this “bibliography” part really serious, than you don’t make such mistakes.
  3. Title first ask question later. Some students think that they should first choose the title before designing article’s structure. If you did this, then unless you’re a Pulitzer level author, at many times you will feel that you choose the wrong title for you article. So please do check your article one last time and then evaluate your title, whether it reflects the article’s structure or not. For instance, if you do not choose the title “Statistical Evaluation of xxxxxx” if you’re article only contains one correlation chart. After you have a match title, then you go to the abstract (see http://blogs.lse.ac.uk/impactofsocialsciences/2011/06/20/essential-guide-writing-good-abstracts/)

I am writing this does not mean I always write very good and perfect articles, but as a novice writer that have received many rejection letters and comments.

WTF: Tiga kesalahan umum saat menulis

Outline:

Ada tiga kesalahan umum saat menulis. Kenapa tiga? Rule of thumb katanya bilangan ganjil mudah diingat. Jadi kalau tidak 1, 3, atau sekalian 5.

Kesalahan pertama: Kurang motivasi

Dari yang saya amati, motivasi minim karena tugas dikerjakan sebagai tugas agar lulus kuliah. Seperti halnya menulis karya ilmiah, maka disusun agar gugur kewajiban saja. Anda tidak akan pernah tahu ke mana tulisan itu akan membawa anda dikemudian hari. Kalau anda muslim, maka dirikan sholat bukan sekedar kerjakan sholat bukan.

Saat anda mengerjakan makalah apapun dan untuk kegiatan apapun, coba bayangkan karya anda itu akan dibaca oleh lebih banyak orang. Bukan oleh dosen anda, atau kawan-kawan anda di kelas. Kalau anda berpikir demikian, maka dijamin anda akan bekerja jauh lebih intens, termasuk di dalamnya memeriksa kesalahan ketik (typo), daftar pustaka, dll. Baca juga: Cek dan ricek.

Kesalahan ketiga: Judul tidak “nyambung”

Judul selalu yang anda pikirkan pertama kali. Mestinya topik dan idelah yang anda pikirkan. Judul akan muncul dengan sendirinya pada saat anda menulis ataupun di saat-saat terakhir anda akan mengakhiri tulisan anda. Bahkan ekstrimnya, judul masih bisa anda ubah sesaat sebelum anda mengirimkannya ke redaksi.

Bila anda melakukan cara ini, maka pada akhirya anda akan sering merasa bahwa makalah anda salah judul. Judul yang pertama kali anda tuliskan seringkali harus anda ubah. Memang begitulah seharusnya. Kecuali bila anda pemenang hadiah Pulitzer yang bisa menulis bahkan dalam keadaan tidur.

Bandingkan alur penulisan dengan judul. Apakah sesuai. Judul juga harus menggambarkan metode, analisis, dan kesimpulan sekaligus. Misalnya, bisa makalah anda hanya memuat satu grafik regresi, maka jangan menggunakan judul dengan kata-kata “Analisis Statistik”, karena jelas pembahasannya akan sangat kurang. Baca juga: Essential guide writing a good abstract.

01/02 Khutbah Jumat: Memohon dan Allah SWT yang memutuskan

01/02 Khutbah Jumat: Memohon dan Allah SWT yang memutuskan

lab doping
Allah SWT sering mengulang ayat
bahwa Allah akan mengabulkan setiap hambanya yg meminta. Jd jangan
bosan memohon kepada Allah, krn kita tdk pernah tahu dr doa yg mana
Allah mengabulkan permintaan kita.
Berdoa dan
meminta dgn suara yg lembut, krn Allah sesungguhnya sangat dekat. Kita
hrs yakim bahwa Allah selalu bersama kita, dan Allah akan selalu memberi
pertolongan. Namun demikian, dikabulkan atau tdk, itu semata2 adalah
rahasia dan kewenangan Allah SWT. Seandainya dikabulkan, bisa cepat atau
bisa lambat, tapi pastinya semua keputusannya itu adalah utk kebaikan
kita. Hanya kita saja yg sering tdk sadar.

20130201-171725.jpg