Month: July 2016

  • Tentang data paper

    Dua hari lalu saya hadir di acara Halal bi Halal ITB. Sambil menunggu penceramah naik mimbar, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati, saya bercakap dengan beberapa dosen dan mengenalkan tipe makalah baru, data paper. Apa lagi ini? Bagi ibu dan bapak yang mendapatkan dana riset Dikti pasti familiar dengan kewajiban menuliskan…

  • Masih tentang Scopus

    Assalamu’alaikum wrwb Post ini diawali kemarin pagi dengan diskusi mengenai tingginya biaya berlangganan jurnal dan juga layanan Scopus dengan pimpinan saya. Scopus mestinya diutamakan untuk mencari rujukan bukan sebagai indikator utama untuk menentukan kualitas jurnal, apalagi kualitas makalah, apalagi kualitas kepakaran seseorang. Posisikan perusahaan-perusahaan pengindeks ini sesuai kapasitasnya. Kenapa saya berpendapat seperti itu? Karena memang…

  • Finally ‘in layout’ on RioJournal

    Another news from our group: a paper is coming up on RioJournal (Research Ideas and Outcomes). Our bibliometric paper Bibliometric study to assist research topic selection: a case from research design on Jakarta’s groundwater (part 1) has passed technical review and is currently ‘in layout’ phase. The paper is under `single media publication`. Others would…

  • Bagaimana cara membaca (menelaah) makalah akademik

      Membaca (menelaah) makalah akademik Dokumen ini adalah translasi dari dokumen berjudul Reading Papers yang ditulis oleh J.T. Leek (JTL) untuk para mahasiswa dalam grup risetnya, yang telah diunggah di repository Githubnya. JTL ini adalah dosen di John Hopkins Bloomberg School of Public Health. Kuliah masifnya tentang data analysis di Coursera sangat terkenal. Para pembaca…

  • Starting a PhD by curating a “paper collection” part 1

    The following post was motivated by my old habit when I was finishing my master and starting a PhD few years back. My school years was the start of internet era in my university, Institut Teknologi Bandung. It was 1999-2005. I pursued my master in 1999-2001, so it’s kind of the middle between “a non-url era”…