Category Archives: References

WTF: citation styles

Format rujukan atau sitasi selalu menjadi pertanyaan besar bagi para mahasiswa, sekaligus juga para dosennya. Beberapa format sitasi yang umum digunakan di dunia ada lima. Sebagian besar format lainnya adalah variasi dari lima format ini. Apa sajakah itu? Berikut contohnya.

APA format:

Irawan, D. E., Puradimaja, D. J., Notosiswoyo, S., & Soemintadiredja, P. (January 01, 2009). Hydrogeochemistry of volcanic hydrogeology based on cluster analysis of Mount Ciremai, West Java, Indonesia. Journal of Hydrology, 376, 1, 221-234.

Chicago format:

Irawan, Dasapta Erwin, Deny Juanda Puradimaja, Sudarto Notosiswoyo, and Prihadi Soemintadiredja. 2009. “Hydrogeochemistry of volcanic hydrogeology based on cluster analysis of Mount Ciremai, West Java, Indonesia”. Journal of Hydrology. 376 (1): 221-234.

Harvard format:

IRAWAN, D. E., PURADIMAJA, D. J., NOTOSISWOYO, S., & SOEMINTADIREDJA, P. (2009). Hydrogeochemistry of volcanic hydrogeology based on cluster analysis of Mount Ciremai, West Java, Indonesia. Journal of Hydrology. 376, 221-234.

MLA format:

Irawan, Dasapta E, Deny J. Puradimaja, Sudarto Notosiswoyo, and Prihadi Soemintadiredja. “Hydrogeochemistry of Volcanic Hydrogeology Based on Cluster Analysis of Mount Ciremai, West Java, Indonesia.” Journal of Hydrology. 376.1 (2009): 221-234. Print.

Vancouver format:

Mirip dengan MLA format tapi dalam perujukan dalam naskah ditandai dengan nomor, bukan nama penulis (nama, tahun). Pada daftar pustaka tiap dokumen yang dirujuk dalam teks diurutkan berdasarkan nomor.

[1] Irawan, Dasapta E, Deny J. Puradimaja, Sudarto Notosiswoyo, and Prihadi Soemintadiredja. “Hydrogeochemistry of Volcanic Hydrogeology Based on Cluster Analysis of Mount Ciremai, West Java, Indonesia.” Journal of Hydrology. 376.1 (2009): 221-234. Print.

Sepertinya banyak sekali yang harus diingat. Memang tidak perlu diingat. Itulah gunanya anda mengunduh citation info dalam format: BibTex (*.bib), EndNote (*.enl), RIS (*.ris) dll. Sekali kita unduh file tersebut dan kita masukkan ke app citation manager, maka app itulah yang akan menangani. Jadi sekali lagi format-format APA, Chicago, dll yang ada di atas tidak perlu diingat.

Berikut ini adalah beberapa contoh dokumen pdf format petunjuk ringkas sitasi dan citation manager app Zotero dari beberapa perpustakaan universitas di dunia.

  • University of Queensland: https://www.library.uq.edu.au/training/citation/vancouv.pdf
  • University of Western Australlia: https://library.uws.edu.au/uws_library/sites/default/files/cite_Vancouver.pdf
  • MIT: http://libguides.mit.edu/ld.php?content_id=6600490

Selain beberapa referensi di atas, terdapat banyak sekali lainnya. Silahkan mencari yang mudah untuk anda pahami. Sementara ini kami sedang menyusun dokumen sejenis yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, dosen, peneliti ITB secara umum. File pdf (dan mudah-mudahan screen cast tutorialnya) dapat segera tersedia di website Perpustakaan ITB (http://lib.itb.ac.id).

WTF: Daftar bacaan vs daftar pustaka (reblog)

8815739061_9198175166_z

 

 

 

 

(image: flickr/mypandorasbox, CC licensed)

Cerita ini awalnya ditulis dalam perjalanan, Bandung-Balikpapan-Bandung akhir tahun lalu. Sudah pernah dipublikasikan sebagai blogpost tapi dengan sangat banyak typos. Saya telah perbaiki typos dan tambah pada beberapa bagian untuk menjadi tulisan ini.

Daftar pustaka itu penting dan bukan sekedar formalitas atau sebuah bab di halaman paling akhir dari tugas akhir atau paper anda. Seperti yang telah saya sampaikan dalam beberapa posts “Mengapa daftar pustaka penting?”, “Memulai skripsi dari daftar pustaka”, dan “Ctrl-F”, sangat penting untuk memperhatikan Daftar Pustaka (DF). Tapi ada lagi istilah yang lain, Daftar Bacaan.

Apa lagi ini?

Jangan panik dulu. Ini hanyalah daftar materi yang telah anda baca. Jadi belum tentu anda pakai sebagai rujukan dalam teks. Apapun yang telah anda temukan, yang telah anda baca masuk ke dalam kategori ini. Mungkin hasilnya ada 50 item bacaan.

Setelah itu apa?

Setelah itu anda seleksi, mana yang relevan dengan konteks makalah, penelitian, atau apapun yang sedang anda tulis.

Stop sarapan dulu ya

Apa saja kriteria “relevan”?

Menurut Peat et.al (2002) dalam bukunya Scientific writing is easy: when you know how dan pengalaman saya, maka ada beberapa kriteria:

  1. relevan dari sisi lokasi geografis: kita bekerja di bidang ilmu kebumian, jadi lokasi geografis sangat penting sebagai salah satu kunci (baca juga Bagaimana Indonesia “ditemukan”?
  2. relevan dari sisi metode: coba anda cari bahan-bahan yang sama atau mirip dari sisi metode dengan apa yang akan anda lakukan.
  3. relevan dari sisi hasil: coba anda buka hipotesis anda, kemudian cari bahan yang hasilnya mirip atau sama dengan hipotesis anda.

Daftar Pustaka bisa jadi lebih sedikit dibanding Daftar Bacaan. Seleksi dilakukan dengan cara membaca kritis (critical reading) bahan-bahan bacaan kita. (apa pula ini? kapan-kapan ya)

Membaca kritis sangat diperlukan karena alur pikir sangat dikendalikan oleh apa yang telah kita baca. Jadi benar kata orang (entah siapa), bahwa untuk menulis dengan baik, seseorang harus banyak membaca.

Celaka 12 bukan.

Setelah itu lalu?

Setelah daftar bacaan anda seleksi, maka itu adalah calon Daftar Pustaka anda. Kemudian anda tinggal sisipkan item tersebut dalam teks anda. Tentunya lokasi penyisipan harus relevan dengan aliran cerita dalam teks.

Loops

Akan ada tiga tahapan: pencarian literatur (literature search) untuk membuat daftar bacaan (reading list), penyaringan daftar bacaan (filter), membuat sitasi dalam teks (in-text citation) untuk membuat daftar pustaka (Reference list/bibliography). Alur tahapan ini bisa bersifat linear, sekaligus juga loop (siklus) yang berulang. Loop bisa besar dari bawah ke atas untuk mengoreksi tahapan literature search atau loop kecil yang mengoreksi in-text citation.

BibliographicalLoop

 

 

 

 

BibliographicalLoop (pdf format)

Apa perkakas (tools) yang diperlukan?

Oya supaya lebih otomatis (baca: keren) gunakan tools reference library dlm piranti lunak pengolah kata anda. Sudah ada kok sejak jaman WordStar dan ChiWriter (maaf buat yg ngerti pasti hanya generasi 80 dan 90 an). Kita saja (termasuk saya) yang tidak pernah tahu atau belajar menggunakan fasilitas ini. Jadi ceritanya kalau kita sebut nama suatu artikel dalam teks, maka secara otomatis identitas makalah tersebut akan  muncul si bagian akhir dokumen di bab daftar pustaka.

Stop dulu boarding ya 🙂

Kalau sekarang ada Zotero dan Mendeley yang free, atau kalau anda sedang studi di LN, kebanyakan akan menyediakan lisensi EndNote untuk mahasiswa. Ikut kursus saya Reference Management ya.

Beberapa tahun yang lalu saya sempat mengunggah (upload) tutorial bagaimana menggunakan fasilitas itu di Microsoft Word, silahkan buka menu Download di website ini atau di derwinirawan.wordpress.com. Kembali ke bahasan kita.

Menulis is a matter of precision (walaupun saya masih sering juga ditegur istri saya, yang juga sering jadi proof reader). Ini berlaku di semua bagian dalam karya ilmiah, termasuk urusan daftar pustaka, membuat sitiran, merujuk gambar, merujuk tabel, serta bagian ucapan terimakasih (acknowledgement) (ini yang sering lupa). Kapan-kapan saya akan tulis mengenai hal ini dalam serial (W)riting’s (T)otally (F)un.

Penutup

Jadi jelas ya ada daftar bacaan (reading list) ada pula daftar pustaka (bibliography atau references). Jelas bedanya, tidak semua yang ada dalam “Daftar Bacaan” ada dalam “Daftar Pustaka“.

Setiap frasa, pendapat, analisis harus jelas milik siapa. Kalau milik penulis lain, maka yakinkan namanya ada dalam tulisan dan daftar pustaka kita. Bila tidak ya siap-siap dituduh plagiat atau penjiplak. Suatu tuduhan yang sungguh berat untuk kesalahan yang sepele dan hanya perlu sedikit waktu yang disisihkan untuk memeriksa teks/naskah. Modalnya hanya Ctrl-F.

Walaupun kita selalu inginnya Ctrl-Alt-Del terus Power Off hehe.

Selanjutnya, mengapa kita melakukan riset … (sarapan dulu)

Lho bukannya tadi sudah?

Ini sudah beda hari.

WTF: More on reference manager Zotero

CitationManagementTools

(image from: wiki.ubc.ca)

Dear friends,

I’ve been posting my research plan for 2015 in various medias, so that my students, or any other students in Indonesia could read it and participate. I’ve got many responses. And the following post is my comment. I’ll make the translation later on.

— In Indonesian —

Kalau anda berminat pertama yg mau saya share adalah ilmu reference manager untuk membuat daftar pustaka:
  1. Googling software Zotero;
  2. Download zotero dan juga add-on untuk Microsoft Word (MsW) atau LibreOffice (LO) dan Firefox (kalau anda pakai Firefox);
  3. Googling BibTex citation info. Ini penting karena ini file yang menyimpan info identitas tiap paper, buku, peta yang kita rujuk (cite).
  4. Untuk tutorial format video, tautan screen cast di youtube berikut sangat membantu: http://goo.gl/7QRzsc

Jadi biasakan tiap download pdf paper atau apapun, cari atau download juga BibTex citation infonya untuk “disedot” (import) dengan Zotero.

 Dengan reference manager (EndNote, Mendeley, Zotero, dll), in this case we’ll be using Zotero (free and opensource), kita hanya perlu berhenti di tempat yang tepat, memilih paper yang kita cite, Daftar Pustaka (Bibliography) akan dibuat secara otomatis oleh Zotero. Mendeley is also free (but not open source), so the choice is yours.
Selain menggunakan software eksternal, anda juga bisa menggunakan fasilitas reference manager internal MsW atau LO. Outputnya sama, tapi MsW tidak bisa membuka atau import BibTex citation info, jadi anda harus memasukkan judul, penulis, dll satu-satu. Tapi masalah itu sudah diselesaikan dengan mendownload dan menginstalasi addon Zotero untuk ms word atau libreoffice. Akan muncul icon dan menu tambahan untuk menyisipkan citation di posisi yang kita inginkan.
Bagi yang ingin mencoba fasilitas internal MsW atau LO, saya sudah buatkan tutorialnya empat tahun yang lalu di blog saya di FITB (http://goo.gl/QWj2At).
—-

— In English —

If you are interested, the first thing I want to share with you will be how to use reference manager to help you manage you and make citation lists. So what I need you to do are:
  1. Googling Zotero;
  2. Download zotero and also its add-on for Microsoft Word (MsW) or LibreOffice (LO) and its Firefox extension (kalau anda pakai Firefox). For those of you who use Chrome, in my experience, the extension is not fully working;
  3. Googling BibTex citation info. This file stores the citation info of your papers, books, maps, or whatever that you want to cite.
  4. You might find this video tutorial useful.

From now on, don’t forget to download the BibTex citation info after or before you download a pdf. In fact, make it as a habit. This “*.bib” file will be later on imported to Zotero.

Using a reference manager (EndNote, Mendeley, Zotero, dll), in this case we’ll be using Zotero (free and open source), all you have to do is stop whereever you need to cite, select the paper to cite, then the bibliography (reference list) will be automatically synced by Zotero. Mendeley, however, is also free (but not open source), so the choice is yours.
Instead of using external software, you have another choice to use the internal referencing facility in you word processor (WP), either MsW or LO. The output will be the same, but both WP can’t read any formats of citation info (BibTex, RIS, RefWorks, EndNote, etc). So you will need to input the info (title, author, year, etc) one by one. But that has been solved by downloading and installing Zotero add-on in to your WP. You may expect additional menus and icons from the add-on.

WTF: Example of filtering result from Scopus

Dear friends,

Before we start to write or conduct a research, in this case PhD research, one should write a literature review.

Before we do the actual writing, first we search for any previous researches or papers. To do this we must choose the database that we are going to use. You can use Google Scholar or in this case we use Scopus. The main tools for us is keyword filtering.

In this case we use:

  • tools: filter
  • field: title and abstract
  • results: number of publication

This pic shows results of keyword or string filtering in Scopus (as off 23 Oct 2014). I will elaborate more on this.

MultivariateAnalysis

MultivariateAnalysis-copy pdf format

WTF: Merging duplicated citation info Zotero

With your long list of citation info over the years, there might be chances of duplicated citation info. Reference manager is very handy in dealing with this problem. The following picture is how you do it in Zotero.

Just go to the “Duplicates” tab in your left side pane.  It will detect duplicated entries in you collections or libraries. Then click on the series of duplicates then hit “Merge items” on the right side pane.

Merging duplicated citation info in Zotero
Merging duplicated citation info in Zotero

WTF: Playing with your keywords (Bibliography Part 2)

Bibliography Part 2: Playing with your keywords. A Google Scholar examples

Irawan, D., Andriyanti, Setiawan, I. and Debrian, R. (2014). Bibliography Part 2: Playing with your keywords. A Google Scholar examples. [online] My little online books. Available at: http://goo.gl/fYT7dW [Accessed {your access date}].

1. Intro

Dear friends,

We’ve talked about how overwhelming it is  to use un-planned keyword in your research. Tonnes of links with no idea on how to screen in it. Well that’s why we call it brainstorming (have a look at this here).

This post is related to the previous post:

  1. Bibliography Part 0: Why is it important (In Indonesia language)
  2. Bibliography Part 1: First search is always overwhelming

I tried out these keywords on Google Scholar and captured the results as see in the following images:

  1. geothermal west java
  2. geothermal (AND) west java
  3. geothermal (IN TITLE) west java

2. geothermal west java

Use the above keywords if you want to see the broad image of the subject geothermal (AND/OR) west java. Google Scholar (Gscholar) will look for any entries with the both words online. So you would see all materials with both words or individual word anywhere in the text (see Figure ref{Figure 1}):

  • could be in the title,
  • could be in the abstract,
  • or it could be in the body text
Fig 1: Keyword groundwater west java
Fig 1: Keyword groundwater west java

3. geothermal (AND) west java

Use these keywords with (AND) operator to command Gscholar to only look for materials with both words anywhere in each entries. You can see a total of 5940 results. Kind of give you a major headache doesn’t it. But the first 5 to 10 result pages will show only you materials with both keywords, and then you can see that the later pages show only one of the keyword (see Figure ref{Figure 2}).

Fig 2: Keyword groundwater (AND) west java
Fig 2: Keyword groundwater (AND) west java

So there you go, your first screened Gscholar results.

4. geothermal (IN TITLE) west java

Use these keywords with (IN TITLE) operator to command Gscholar to only look for materials with both words in the title on each entry (see see Figure ref{Figure 3}).

Fig 3: Keyword groundwater (IN TITLE) west java
Fig 3: Keyword groundwater (IN TITLE) west java

I recommend to use this operator for initial search to increase the chance of getting what you need.