Category: openscience
-

Tentang daftar hitam
Ada daftar hitam lagi Beberapa hari ini muncul lagi edaran (atau salindia) dalam sebuah rapat di lembaga penelitian Indonesia yang secara jelas tidak memperhitungkan publikasi terbitan Hindawi, MDPI, dan Frontiers. Alasannya juga dinyatakan dengan jelas, berhubungan dengan kendali kualitas yang rendah. Terlepas dari benar atau tidak kriteria yang pertimbangan tersebut, tulisan ini mencoba menjelaskan KEMBALI…
-

Show me the money!
Ada yang ingat film Jerry Maguire (1996)? Pemerannya Tom Cruise dan Rene Zellweger. Ada kutipan yang terkenal dalam filmitu, “show me the money!” Kalau saya gambarkan kutipan itu dalam situasi di Perguruan Tinggi (perti) saat ini, jadinya seperti dalam gambar ini. Ketika penerbit mengirimkan tagihan langganan jurnal atau pengindeks, semua perti tergopoh-gopoh membayar. Bahkan mungkin…
-
Melihat dibalik angka
Perlombaan jumlah belum akan berakhir dalam waktu dekat. Hampir setiap hari kita melihat grafik yang menunjukkan peringkat yang mengurutkan kita berdasarkan jumlah. Jadi kita hanya akan dinilai berdasarkan jumlah. Saatnya melihat informasi yang tersembunyi dibalik angka. Berikut adalah eksperimen sederhana saya untuk melihat beberapa informasi dasar yang tersembunyi dibalik angka, menggunakan basis data LENS. Form…
-
Open publication and Creative Commons license for academics [ITB PlanoCosmo 2018]
Selamat Hari Selasa 🙂 Hari ini saya dan Hilman Fatoni dari Creative Commons Indonesia akan mengisi acara workshop di ITB Planocosmo 2018. Acara kami akan diadakan di lt 6 Gedung SAPPK, Ruang Serba Guna. Tayangannya ada di atas. Tayangan ini bercerita tentang masalah hak penulis (author’s rights menurut University of Illinois at Chicago) dan lisensi…
-
Konferensi berbiaya rendah. Mungkinkah?
1. Mayoritas konferensi membutuhkan biaya besar Konferensi sekarang telah menjadi salah satu kegiatan yang memerlukan biaya besar. Ini bukan hanya dari komponen pengindeksan Scopusnya saja, yang memang perlu biaya, tapi juga dari komponen penyelenggaraannya. Banyak sekali pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Pengadaan acara di hotel-hotel mewah disertai paket-paket wisata dan yang sejenisnya. Menurut tabel data konferensi…
-
HOW TO MAKE YOUR RESEARCH OA FOR FREE AND LEGALLY
Dua bulan lalu, rekan saya Jon Tennant dan Lisa Matthias dalam blog Fossilsandshit telah membuat infografik yang menggambarkan alur pikir tentang bagaimana membuat riset (hasil riset) anda open access secara gratis dan legal. Kemudian infografik yang sama diunggah ke Figshare untuk mendapatkan DOI 10.6084/m9.figshare.5285512.v2.
-
Why you should blog your research
Membuat artikel blog (blog post) dari riset anda sangat dianjurkan. Hal ini bukanlah anjuran baru di dunia akademia. Sebelum saya, sudah banyak ahli yang menyarankan hal yang sama.
-
OpenScience Journal: A proposal
Proposal OpenScience Journal Oleh Dasapta Erwin Irawan1, Surya Alam2, Hendy Irawan1, M.T. Tanzil3, Juneman Abraham4, …, … (kami mengundang editor dari berbagai bidang ilmu) kirimkan DM atau surel ke d()erwin()irawan(@)yahoo(.)com bila anda berminat ( hilangkan semua tanda “()” ) 1 Institut Teknologi Bandung 2 afiliasi 3 Umsida 4 Binus 5 afiliasi
-
Kami tidak perlu Scopus 3
Diskusi terus berkembang setiap hari tentang ini. Kalau memang tujuan dari mendaftarkan seminar/konferensi adalah agar makalah lebih mudah dicari, maka apakah tidak ada layanan lain yang lebih ekonomis? Dan bila memang itu tujuannya, mengapa tulisan “indexed by Scopus” lebih sering dipertanyakan dibandingkan substansi seminarnya?