Why you should blog your research

Membuat artikel blog (blog post) dari riset anda sangat dianjurkan. Hal ini bukanlah anjuran baru di dunia akademia. Sebelum saya, sudah banyak ahli yang menyarankan hal yang sama.

Beberapa rujukan yang menjadi favorit saya adalah:

  1. Seven reasons why blogging can make you a better academic writer oleh Pat Thomson, seorang guru besar bidang pendidikan dari School of Education, The University of Nottingham. Ia sendiri memiliki blog pribadi yang luar biasa isinya “patter“. Profesor ini juga aktif mencuit sebagai @ThomsonPat.
  2. 17 reasons why you should blog about your research, oleh Mark Carrigan, seorang konsultan media sosial. Ia dengan sengaja mengumpulkan berbagai cuitan (tweet) tentang hal ini.
  3. Fossilsandshit, sebuah blog pribadi milik Jon Tennant, seorang paleontologiwan bidang nenek moyang buaya serta seorang penggiat sains terbuka. Cuitannya dapat dibaca juga dari akun @Protohedgehog.
  4. Blogging for researchers, sebuah slide yang ditulis oleh Helen Dixon, seorang konsultan media.
  5. Open Thread: Should You Blog Your Dissertation Research? yang ditulis oleh Emily VanBuren, yang saat ini adalah mahasiswa S3 di Northwestern University.

Itu menurut mereka.

Bagaimana menurut saya?

Akan saya lanjutkan besok pagi. 🙂