Terindeks Scopus bagus, tapi …

Pendahuluan

Beberapa waktu lalu saya dan Sdr Achmad Zulfikar menginisiasi tabel database berisi International Conference (IC) yang terindeks Scopus, WoS atau Thomson Reuters. Semua even dilaksanakan di Indonesia. Tabel tersebut dapat diakses dan disunting oleh siapapun. Artinya semua orang dapat menambahkan IC yang belum masuk dalam daftar.

Saat ini telah ada sebanyak 60 IC terindeks S/W/TR Periode Mar-Dec.

Kriteria IC yang ada dalam daftar kami

Seluruh IC ini diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Kenapa?

Karena perguruan tinggi memiliki badan hukum dan izin operasional yang jelas dari Kemristekdikti. Beberapa IC yang diselenggarakan berbagai EO yang tidak jelas dan mengadakan IC tiap bulan dengan judul yang sama.

Kriteria mengikuti panduan dari Think-Check-Submit.

Manfaatkan IC di Indonesia

Kami ingin membudayakan gerakan riset atau publikasi dengan biaya rendah. Tidak ada biaya transportasi bukanlah kendala untuk menulis. Kalau hanya indeks Scopus yang anda cari, maka tidak perlu ke LN dengan biaya mahal. Tidak perlu ke LN (surat-menyurat, izin, dll, repot).

Untuk bidang tertentu, misal ilmu kebumian, beberapa konferensi bereputasi baik memang diselenggarakan di LN (EGU general assembly atau AGU general assembly). Tapi kedua contoh IC tersebut tidak terindeks Scopus, jelas bukan karena mereka tidak bereputasi, tapi mereka memandang bahwa persepsi masyarakat keilmuan lebih penting dan indexing berfungsi hanya sebagai outlet.

Bila anda buka tabel basis data kami (tautan di bawah), dapat dilihat bahwa IC diselenggarakan di beberapa kota besar, antara lain: Banda Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Serang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Denpasar, Makasar, dan Mataram. Silahkan pilih kota terdekat.

Kalaupun biaya transportasi anda masih tidak cukup untuk perjalanan DN, ada jalan keluar lain. Buatlah jejaring dengan dosen yang berdomisili di kota-kota tersebut. Gunakan grup WA dan medsos untuk menjalin jejaring penulis, daripada hanya untuk berbagi hoax dan keluh kesah. Ajak mereka masuk sebagai penulis dan bersepakat untuk pembagian beban biaya konferensinya. Minta keringanan kepada panitia. Apakah ini legal? Legal, selama para penulis berkontribusi kepada naskah, bahkan bila kontribusinya adalah memeriksa ejaan. Ibu dan bapak dapat membaca artikel ini (merujuk kepada  Vancouver Guidelines mengenai siapa saja yang berhak disebut penulis).

Karena menulis dan bersepakat perlu waktu, maka jangan mepet. Pilih IC yang cocok waktunya. Bila diurutkan berdasarkan bulan dan tanggal, hampir setiap minggu ada IC di Indonesia. Waktu tiga bulan untuk menyiapkan abstrak dan abstrak panjang (biasanya IC terindeks Scopus mensyaratkan makalah sepanjang 2000-2500 kata) mestinya cukup. Asal datanya sudah ada.

Perlombaan peringkat

Dalam konteks perlombaan peringkat perguruan tinggi, silahkan anda semua berpartisipasi untuk meningkatkan peringkat perguruan tinggi masing-masing.Minat menulis harus ditingkatkan.

Jangan banyak mengeluh, terutama masalah dana. Publikasi bila dilihat dari hulu ke hilir, maka memang perlu dana. Tapi bisa juga dilihat dari hilir ke hulu. Yang diperlukan KREATIVITAS.

Terindeks Scopus, bagus, tapi …

Terindeks berbagai indeks arus utama seperti Scopus, WoS, Thomson Reuters sangat bagus. Tapi …

Anda harus ingat bahwa ketiganya adalah indeks berbayar. Karena itu yang dapat membukanya adalah warga perguruan tinggi yang melanggan fasilitasnya. Dan itu tidak murah.

Artinya apa?

Artinya pembaca potensial adalah hanya yang menjadi warga perguruan tinggi pelanggan.

Apakah ada solusinya?

Ada. Unggah makalah (versi preprint atau post print), abstrak panjang, poster, atau slide anda ke repositori institusi (bila ada) atau repositori terbuka yang terindeks Google Scholar, seperti: OSF, Zenodo, atau Figshare. Semuanya gratis dan terindeks GS. Karena terindeks GS yang gratis, maka makin banyak orang yang bisa membaca karya anda dan mungkin saja mensitasinya. Mohon diingat yang diunggah jangan versi penerbit yang sidah terlayout cantik.

Buat para pengelola IC terindeks S/W/TR: anda perlu menghimbau para penulis untuk mengunggah materi konferensinya ke repositori institusi (bila ada) atau repositori terbuka yang terindeks Google Scholar, seperti: OSF, Zenodo, atau Figshare.

Memiliki ScopusID memang keren, tapi akan lebih bermanfaat lagi bila anda membuat profil yang lebih   inklusif (semua orang bisa menggunakan dan bisa mengakses) seperti: Google Scholar profil atau ORCID. Makin banyak orang “menangkap” profil anda, akan makin baik bukan.

Penutup

Dengan berbagai kondisi di atas yang tersisa adalah minat dan niat untuk menulis.

Bila anda akan menambahkan even IC, silahkan buka tautan berikut https://goo.gl/r4HkV4 . Kriteria IC yang dapat ditambahkan:

  • berlokasi di Indonesia,
  • terindeks S/W/TR,
  • diselenggarakan PT atau asosiasi profesi yang legal.

Untuk event di Malaysia, Singapura, Thailand dll biarlah diurus oleh warga negaranya sendiri. We’re trying to build Indonesian-pride here. :).

Selamat menulis!

@dasaptaerwin