Tag Archives: openscience

Freedom to publish

Pagi (buta) ini saya menerima tiga surel, satu menanyakan komentar saya mengenai tawaran dari sebuah penerbit LN untuk menerbitkan buku. Surel kedua menanyakan mengenai INARxiv dan apakah dibolehkan mengirimkan makalah yang telah daring sebagai preprint ke sebuah jurnal. Surel ketiga mengomentari aktivitas saya sebagai blogger, bagaimana saya bisa menulis artikel — hampir setiap pagi — , dari mana idenya. Ketiganya bertema freedom to publish (kebebasan untuk publikasi) . Saya masih sulit untuk mencari padanan katanya. Untuk ketiganya, saya menulis artikel blog yang akhirnya saya pisahkan jadi tiga artikel.

Pixabay (CC-0)

Untuk menjawab pertanyaan ketiga, saya sampaikan surel balasan saya dengan menganonimkan penerimanya.

Continue reading Freedom to publish

Preprints, Arxiv and INARxiv (a view from Prof. Bryan Gaensler)

For some of you who are still skeptical or still having doubts about preprint and how it supports science, you might want to watch this video.

I found it while researching on research data management. It was posted under University of Sydney Library channel.

Some strong sentences about preprints were mentioned by this speaker, Prof. Bryan Gaensler, an astronomer now with University of Toronto.

Here are some of his strong points (some of which perhaps are applicable limited to the science of astronomy, physics and math):

  • Preprints support citation (in some field). Nobody bother to read journals anymore if they can read it on Arxiv three months earlier,
  • One step to promote your science is by putting your paper on Arxiv,
  • Posting preprints can lead to collaboration. So it’s not a paper before it went to Arxiv previously.

Here are some links on Prof. Bryan Gaensler:

You know what I like about persons like this one I’m presenting?

I like how he/she spends a lot of time to setup an outreach mechanism for his/her research. They look at impact way further than just a number listed as Impact Factor and citations.

But yeah, you don’t always agree with me. You could always go back to your Scopus indexing and IF hunts as you earn your way as famous academia.

@dasaptaerwin

And yes we run INARxiv the preprint server of Indonesia and read related articles on preprint and post print here Open Science Indonesia.

Review dokumen Pedoman Publikasi Ilmiah (Kemristekdikti, 2017)

Blog post ini awalnya adalah review terhadap Review dokumen Pedoman Publikasi Ilmiah (Kemristekdikti, 2017) yang kemudian akan kami kembangkan sebagai makalah berjenis literature review.

Dokumen ini disusun secara bersama dengan koordinator Dasapta Erwin Irawan (ITB). Review singkat ini blm dilengkapi  konteks lengkap.

Kontributor: …., …., …. (silahkan tambahkan nama anda dan afiliasinya)

Silahkan baca versi lengkapnya di tautan Authorea berikut https://www.authorea.com/189560/wtaxIsuraB7KuyE0FKzbDA. Kirimkan kontribusi anda melalui surel ke

dasaptaerwin (@) gmail (.) com.

Terimakasih.

Umum

Panduan tapi isinya dr awal sampai akhir menggunakan Elsevier. Namun demikian saya melihat ada maksud baik utk meluaskan wawasan dgn disebutnya beberapa lembaga, misal ORCID dalam dokumen ini.

Khusus

Hal 24: Kalau ada atau tidaknya DOI (digital object identifier) menjadi kriteria kejelasan sumber, maka akan muncul masalah karena akan adanya banyak makalah yang secara substansi bagus, tersedia daring, tapi belum punya DOI. Konteks: DOI saat ini penting karena menyediakan persisten link atau tautan tetap terhadap segala obyek digital, tidak hanya makalah ilmiah. Datapun yang diunggah secara daring di repositori yang bekerjasama dengan Crossref, akan dapat menerbitkan DOI.

OpenScience Journal: A proposal

Proposal OpenScience Journal

Oleh
Dasapta Erwin Irawan1, Surya Alam2, Hendy Irawan1, M.T. Tanzil3, Juneman Abraham4, …, … (kami mengundang editor dari berbagai bidang ilmu)

kirimkan DM atau surel ke d()erwin()irawan(@)yahoo(.)com bila anda berminat ( hilangkan semua tanda “()” )

1 Institut Teknologi Bandung
2 afiliasi
3 Umsida
4 Binus
5 afiliasi

Magazine stack

Continue reading OpenScience Journal: A proposal

Calling out an open public peer review: a social experiment

Calling out an open-public-peer review!
(mohon maaf bila sudah membaca posting ini via saluran lain)

Berikut ini adalah tautan draft makalah saya bersama beberapa kolega yang akan dikirimkan ke Jurnal Sostek ITB (terakreditasi Dikti).

Mohon dapat dilakukan review bersama secara terbuka untuk kemudian menjadi bahan kami merevisi versi finalnya sebelum dikirimkan ke jurnal.

Tautan: https://goo.gl/6X1eb2 .

Mengapa saya melakukan ini?

1) Karena terus terang saja, ada alasan administrasi bahwa untuk pengusulan jabatan ke LK diwajibkan untuk menerbitkan makalah pada jurnal nasional terakreditasi. Saya bisa paham alasannya dan akan saya tulis sebagai blog post kapan-kapan.

2) Saya ingin bereksperimen sosial, apakah publik masih berkenan memberikan komentar konstruktif pada karya ilmiah, selain berkomentar tentang situasi politik.

Apa syarat untuk memberikan review?

Satu-satunya syarat adalah anda harus membaca makalah terlebih dahulu. Selebihnya bebas! Selama bersifat konstruktif dan semua pertanyaan wajib diisi.

Di mana anda bisa mengirimkan review?

Agar saya dapat mentrack review dengan mudah, mohon agar tidak menuliskannya sebagai komentar di media sosial. Sebisa mungkin anda dapat memasukkan review ke tautan Google Forms ini https://goo.gl/qaQSKB . Karena sifatnya terbuka, maka anda dihimbau untuk memberikan identitas juga.

Sampai kapan durasinya?

Saya memberikan waktu s/d 23 Juni 2017.

Review rekan-rekan semua akan dikirimkan ke redaksi sebagai lampiran dari makalah.

Semoga berkenan dan terimakasih sebelumnya.

PS: agar review anda mendapatkan DOI, saya menghimbau juga agar file review dapat diunggah ke Figshare.