Tag Archives: geosains

Ch 7: Analisis (Menulis–ilmiah–itu menyenangkan)

Blogpost ini akan sedikit lompat dari yang kemarin. Sekarang kita coba langsung ke Bab Analisis dalam proyek buku selanjutnya (WTF: (scientific) Writing is Totally Fun).

Sebagai ahli kebumian,  output utama kita biasanya peta, tapi sejalan dengan perkembangan teknik analisis spasial, (geo)statistik, dll, maka presentasi data dalam bentuk tabel dan grafik (chart) juga memegang peranan penting, terutama bagi pembaca awam (tidak punya latar belakang ilmu kebumian). Mereka juga akan mencermati angka-angka yang tertera dalam tabel dan grafik.

Berikut ini sebuah rujukan ringkas dari Dinas Statistik UK yang straight forward mengenai penyajian data. Beberapa catatan sangat penting untuk dicermati, misalnya:

  • di mana meletakkan variabel dan lokasi pengukuran (atau sampel),
  • bagaimana mengurutkan dan membandingkan data dalam tabel,
  • pentingnya memberikan anotasi garis pada grafik, misalnya untuk memperlihatkan batas ambang.

Saya akan coba sarikan dengan memperhatikan sumber lainnya dan pengalaman (pendapat) pribadi saya dalam blogpost berikutnya.

Screen Shot 2015-07-10 at 05.40.40

(dipinjam dari: http://style.ons.gov.uk/category/data-visualisation/)

Awang Satyana: publish or perish (5) (last post)

awang4

(one of the field notes, private collection)

 

Dear friends,

Do you know what makes a good writer? One of them is they can always turn every drop of their sweat in to a story to tell.

And this is one of them … (originally posted on Awang Satyana’s FB wall, on 26-27th July 2014)

—-

BUKU-BUKU LAPANGAN

“Memandang alam dengan pengertian, jauh lebih berarti dan menyukakan hati daripada hanya menyaksikan keelokannya.” (Albert Heim, 1878) 

Kata-kata Albert Heim, seorang geologist Swiss yang hampir seumur kariernya memelajari Pegunungan Alpina, hanya dapat diwujudkan bila ada buku-buku lapangan ditulis untuk memberikan pengertian itu. Dan saya telah menulis 20 buku/field note/booklet untuk 20 tempat di Indonesia bagi masyarakat umum dan para geologist. Semoga dengan ini masyarakat dan geologist Indonesia makin memahami bahwa alam dan budaya Indonesia itu dahsyat.

——————————————-

Dalam empat tahun terakhir, ternyata saya banyak aktivitas menjadi instruktur lapangan pada kegiatan fieldtrip. Fieldtrip-fieldtrip itu baik fieldtrip untuk masyarakat umum (termasuk para geologist ada yang mengikutinya) yang dikelola oleh komunitas pencinta geo-histori Geotrek Indonesia, maupun fieldtrip profesional untuk para geosaintis oil companies.

Maka saya pun bertambah kesibukan menulis materi lapangan (bisa berupa fieldnote 10-20 halaman, booklet 50-70 halaman, atau buku di atas 100 halaman). Pergi ke sana ke mari, akhirnya tak terasa dalam empat tahun ini terkumpul 20 materi/fieldnote/booklet/buku lapangan dari berbagai tempat di Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi).

Buku-buku lapangan ini adalah dokumen lapangan yang bisa dipelajari untuk memahami lapangan yang dikunjungi. Materi ini juga bisa dipelajari lebih lanjut setelah pulang dari lapangan untuk memberikan pendalaman materi.

Berikut ini adalah daftar materi-materi lapangan yang saya tulis untuk Geotrek Indonesia, dan untuk fieldtrip profesional para geosaintis oil companies. Materi ini dipublikasi terbatas untuk para peserta fieldtrip, pelaksana fieldtrip, dan companies yang terlibat.

Gambar-gambar terlampir adalah cover beberapa materi lapangan itu.

GEOTREK INDONESIA – FIELD NOTE/BOOKLET/BOOKS:

1. Satyana, A.H., 2011, Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur: Harmoni Bumi dan Langit (Sabtu 19 Februari 2011), Jajal Geotrek.

2. Satyana, A.H., 2011, Geomagnetisme Gunung Sadu dan Geotermal Cibuni-Patuha-Patengan (Sabtu, 9 April 2011), Geotrek Indonesia.

3. Satyana, A.H., 2011, Selusur Sejarah Banten Abad 16-17 – Tsunami Krakatau 1883 – Anak Krakatau 1927- Krakatau 1883 – Pengantar untuk Geotrek Banten-Anyer-Krakatau, 2-3 Juli 2011, Geotrek Indonesia.

4. Satyana, A.H., 2011, Lapangan Panasbumi Kamojang, Jawa Barat (8 Oktober 2011), Geotrek Indonesia.

5. Satyana, A.H., 2011, Situs Penggalian Obsidian Kendan: Bahan Perkakas Mesolitikum Kebudayaan Bandung – Catatan Geotrek Gunung Kendan, Garut, (8 Oktober 2011), Geotrek Indonesia.

6. Satyana, A.H., 2011, Plato Dieng, Jawa Tengah: di antara Volkanisme Aktif dan Percandian Syiwa (3-4 Desember 2011), Geotrek Indonesia.

7. Satyana, A.H., 2012, Lembang: Patahan Geologi, Naturalist Junghuhn, dan Observatorium Bosscha (7 Januari 2012), Geotrek Indonesia.

8. Satyana, A.H., 2012, Gunung Sadahurip, Garut: Kontroversi Piramida vs. Gunungapi (28 Januari 2012), Geotrek Indonesia.

9. Satyana, A.H., 2012, Dari Trowulan ke LUSI sampai Bromo: Perjalanan Menelusuri Warisan Sejarah Alam dan Budaya Jawa Timur (16-18 Maret 2012), Geotrek Indonesia.

10. Satyana, A.H., 2012, Geotrek Indonesia: Lawu-Sangiran-Solo (LSS), (1-3 Juni 2012), Geotrek Indonesia.

11. Satyana, A.H., 2012, Ilmuwan Perintis Geo-Histori Indonesia dan Pemikiran-Pemikirannya, Sarasehan Badan Geologi dan Geotrek Indonesia, Bandung 29 September 2012. 

12. Satyana, A.H., 2012, Erupsi Mega-Kolosal Toba: Katastrofi Geologi dan Kepunahan Massa, (2-4 November 2012), Geotrek Indonesia

13. Satyana, A.H., 2013, ”Ancient Pacitanian”: Geo-Histori Kawasan Kars Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur – Geologi, Speleologi, Arkeologi, (16-17 Februari 2013), Geotrek Indonesia.

PROFESSIONAL GEOLOGICAL FIELDTRIP – FIELD GUIDE BOOKS

1. Satyana, A.H., 2013, Barito Basin – Meratus Mountains Geological Fieldtrip, ConocoPhillips Indonesia & Kalyca, 12-15 April 2013.

2. Satyana, A.H., 2013, Introducing Permo-Triassic Granite and Its Related Sandstones of Regional SE Asian east Coast Belt in Batam Island, Riau: Outcrop Analogue for Fractured Basement Reservoirs, Field Guide Note, Pertamina, 25 April 2013.

3. Satyana, A.H. and Prasetyadi, C., 2013, Pre-Tertiary and Paleogene Geology of South Java: Tectonics, Stratigraphy, and Prospectivities for Petroleum, Fieldtrip Book, Pertamina UTC & Gladiwana, 23-29 June 2013.

4. Satyana, A.H., 2013, Geology and Petroleum Geology of Yogyakarta Area: Jiwo Hill-Bayat, Wonosari Carbonates, Parangtritis Sand Dunes, Mount Merapi, Field Trip Book, Total E&P Indonesie & IAGI, 24-26 October 2013.

5. Satyana, A.H., 2013, Geology and Petroleum System of Collided Terranes: Matindok-Banggai Field Trip Eastern Sulawesi, Field Trip Book, Pertamina EP & Sekolah Bumi, 1-8 December 2013.

6. Satyana, A.H., 2013, Geological Surface Excursion, Senoro Toili Block, Eastern Sulawesi, Field Trip Book, JOB Pertamina-Medco EP Indonesia & Gladiwana, 19-22 December 2013.

7. Satyana, A.H. C., 2014, Pre-Tertiary and Paleogene Geology of Southwest West Java: Tectonics, Stratigraphy, and Petroleum Geology, Fieldtrip Book, Pertamina Hulu Energy & Gladiwana, 2-5 June 2014.

Demikian. Mari kita nikmati dan pahami fenomena geo-histori Indonesia yang dahsyat itu, agar kita makin mencintai Negeri ini.

 

 

Awang Satyana: Publish or Perish (3)

awang2

(stack of course material, private collection)

Lecturing in a short course is another way to share your knowledge to wider audience with specific needs. I’ve doing this but it’s nothing, really, compared to his list.

and here’s his story … (originally posted on Awang Satyana’s Facebook wall, on 26-27th July 2014)

————

MENGAJAR KURSUS

Itu barisan apa? Itu adalah barisan buku- buku manual kursus petroleum geology yang saya hasilkan sejak 2002, ketika saya mulai diminta oleh IAGI, HAGI, IPA untuk mengajar para profesional geologist/ perminyakan. Tebalnya masing-masing beragam dari 200 – 400 halaman, masing-masing berisi 500-800 slides. Semuanya dalam bahasa Inggris.

Dari tahun 2002 sampai saat ini saya sudah mengajar 38 kelas kursus dengan jumlah peserta beragam dari 6 – 30 orang, dengan peserta baik orang Indonesia maupun asing, sehingga kursus berbahasa Indonesia atau berbahasa Inggris, dengan lama kursus per kelasnya dari 1 – 5 hari.

Kursus-kursus yang saya diminta mengajarkannya adalah:

1. Petroleum Geology of Indonesia: Current Knowledge
2. Petroleum Geochemistry for Exploration and Production of Conventional and Unconventional Hydrocarbons
3. Petroleum System Analysis: Essential Concepts and Methods for Increasing Exploration Success and Assessing Risks of Plays and Prospects
4. Tectonics and Structural Geology for Petroleum Exploration and Production: Theory, and Application for Indonesia
5. Interpreting Biomarkers: Applications in Petroleum Exploration and Production

Masing- masing kursus ini lamanya 5 hari, yang secara reguler dari tahun ke tahun saya diminta mengajarkannya. Jadi buku-buku manual kursusnya selalu saya perbarui dari tahun ke tahun.

Saya pun pernah mengajarkan kursus-kursus berikut:

6. Petroleum Geology of East Java Basin: A Dynamic Review (1 hari)
7. Petroleum Geology of Salawati Basin: Revisits the Concept (2 hari)
8. Petroleum Geology of Java Area: Revisit Prolific Areas and Disclose Under-Explored Areas (3 hari)
9. Petroleum Geology and Petroleum Systems of Eastern Indonesia: Proven Plays, Potentials and Risks (2 hari)
10. Petroleum Potential in Frontier Areas of Indonesia: Opportunities, Risks and Ways of Exploration (2 atau 3 hari)
11. Petroleum Geochemistry and Petroleum System Analysis (2hari)
12. Drilling Budget (1 hari)

Saya membatasi diri memberikan kursus-kursus ini untuk organisasi-organisasi profesi di Indonesia (IAGI, HAGI, IPA). Sebenarnya, beberapa lembaga kursus komersial baik di DN maupun LN juga meminta saya mengajarkan kursus-kursus mereka, tetapi saya tak punya waktu lagi sebab saya juga harus membagi waktu saya dengan kegiatan di kantor, menulis paper-paper, memberikan konsultasi gratis kepada oil companies, menjadi narasumber di berbagai seminar, dll.

Bila saya mengajarkan kursus, saya memberikan kepada para peserta digital file kursus tersebut, juga copy puluhan paper saya atau dari penulis lainnya yang berhubungan dengan tema kursus. Selama kursus, saya pun memberikan waktu kepada para peserta untuk berkonsultasi dengan saya tentang masalah-masalah teknis yang dijumpai di area kerjanya, baik secara terbuka di ruang kelas, maupun tertutup hanya dengan saya di luar jam kursus. Saya sepenuh waktu melayani mereka, para peserta kursus.

——————————-

Henry Posamentier, ahli sequence stratigraphy dan seismic geomorphology terkenal itu, dalam sebuah obrolan pribadi dengan saya beberapa tahun yang lalu, kebetulan dia sedang di Jakarta, pernah berkata, “You master the knowledge at the best when you able to teach the knowledge and make people understand easily.”

Saya membenarkan perkataan Henry. Saya mengajarkan kursus-kursus ini belajar berkali-kali. Belajar agar saya mengerti benar, belajar agar murid-murid saya bisa memahaminya dengan baik dan mudah.

Suatu hari saya pun bertanya kepada seluruh peserta. Siapa di ruang kelas ini yang akan paling banyak belajar selama mengikuti kursus ini ? Tak ada yang menjawab. “Saya”, jawaban saya. Saya pun menjelaskan. “Kawan-kawan mengikuti kursus ini tahun ini saja, dan kemungkinan besar tak akan mengikuti kursus ini lagi tahun-tahun depannya. Tetapi saya, saya sudah mengajarkan kursus ini 12 tahun, dan saya selama itu belajar lagi, belajar lagi, agar saya makin paham, dan saya bisa mengajarkannya kepada peserta dengan baik supaya mereka bisa memahaminya dengan mudah. Jadi, sayalah yang paling banyak belajarbdi kelas ini.” Mereka pun mengangguk-angguk.

Di awal dan akhir kursus saya juga selalu mengingatkan para peserta, “Tak ada kursus seminggu, sebaik apa pun, dari pengajar sehebat apa pun, yang akan membuat Anda menjadi ahli dalam seminggu. Keahlian akan diperoleh oleh bertahun-tahun Anda memelajari lagi dan lagi materi ini, dan yang terpenting adalah menerapkannya. Excellence will be achieved by years of learning, years of applications. No other way. No pain no gain!”

——————————

Suatu hari di tahun 2002, saat itu saya menjelang berumur 38 tahun, pengalaman kerja baru 12 tahun, paper saya baru 22 buah, IAGI menantang saya dengan pertanyaan apakah saya bisa mengajarkan kursus tentang Jawa Timur, cukup sehari saja, dalam rangkaian pertemuan ilmiah tahunan yang saat itu diadakan di Surabaya. IAGI memilih saya sebagai pengajarnya bukan urusan saya untuk mencari tahu. Saya segera menjawab, bisa.

Lalu saya menyiapkan materinya, tak terlalu sulit buat saya sebab dari dua tahun sebelumnya saya tengah aktif memelajari Jawa Timur. Saya menyiapkan materinya dalam bahasa Inggris. Kursus diikuti oleh lima belas orang, sebagian expatriate dari Malaysia, Vietnam, Thailand. Maka saya pun berbahasa Inggris membawakan materi ini di kelas.

Itulah kursus pertama yang saya ajarkan, itulah kali pertama saya berbicara bahasa Inggris seharian, bahkan ketika istirahat makan pun karena peserta dari Vietnam semangat bertanya saat sedang makan pun.

Dan tahun demi tahun berikutnya saya pun diminta mengajar ini itu oleh HAGI, IPA, dan IAGI. Saya selalu menjawab tantangan-tantangan itu dengan menyanggupinya. Saya pun belajar bagaimana menjadi pengajar yang baik, dengan trial dan error.

——————————

Saya percaya bahwa hanya dengan mengajar, kemampuan seseorang dalam penguasaan suatu ilmu akan teruji, dan akan mencapai tingkat tertingginya. Mengajar pun membuat kita sabar dan rendah hati. Sebab mengajar itu sesungguhnya adalah melayani.

Dan saya mengajar untuk: menguji diri, mencapai kemampuan tertinggi, dan melayani, agar para geologist Indonesia khususnya semakin cerdas, dapat menemukan minyak/ gas lebih banyak lagi bagi Negeri ini, dan mengurangi kegagalan eksplorasi.***

Awang Satyana: Publish or Perish (2)

awang 1

(cover of a slide, presented at SD Regina Pacis, 2003, private collection)

I am a lecturer, and try to devote my life to that so called profession, but I am still want to be a teacher. Kata orang “bisa jadi pengajar belum tentu bisa jadi guru”.

Pak Awang Satyana, in my point of view, has successfully devoted his life as a teacher. Whoever sit in front of him, he can always find his way to show and tell. He makes geology as simple as calculating groceries.

And this is his story … (originally posted on Awang Satyana Facebook wall, on 26-27th 2014)

——————-

MENGAJAR ANAK SD SAMPAI PEGAWAI PEMERINTAH

Dari ruang kelas SD, ruang kelas SMP, ruang kuliah S1, ruang kuliah S2, ruang training departemen-departemen Pemerintah Republik Indonesia; dari bocah-bocah SD yang antusias, anak baru gede SMP yang sok cuek, para mahasiswa S1 yang serius, para mahasiswa S2 yang was-was memikirkan tesisnya, sampai bapak-bapak dan ibu-ibu pegawai departemen yang penuh perhatian atau cuek asyik menekan-nekan tombol HP sambil mendengarkan kuliah; saya mengajar mereka geologi.

Guru SD, SMP, para mahasiswa, dan para pegawai itu meminta saya memberikan pelajaran atau kuliah tamu tentang geologi dan/atau hal-hal yang berkaitan dengan eksplorasi dan produksi perminyakan di Indonesia. Maka jadilah saya seorang pengajar tamu dari tingkat SD sampai tingkat pegawai departemen.

Kepada anak-anak SD-SMP saya berikan banyak visualisasi dengan kartun dan film, apa itu geologi. Koleksi batuan saya yang cukup besar saya palu, pecahan-pecahannya saya berikan kepada guru-gurunya buat koleksi di ruang kelas atau laboratorium sekolah. Kepada mahasiswa-mahasiswa S1 dan S2 saya berikan presentasi yang cukup rumit sebab mereka harus serius belajar geologi. Kepada para pegawai departemen yang pernah saya ajar, yang umumnya tidak berlatar belakang geologi, saya berikan presentasi dan visualisiasi yang mudah agar mereka mengerti bahwa mencari minyak itu sama sekali tidak mudah, jadi janganlah memberati eksplorasi dengan berbagai aturan yang dikeluarkan departemen-departemen tersebut.

————————————————-

Saya telah menjadi pengajar tamu sebelas tahun, dari tahun 2003 sampai sekarng, yang saya ajar adalah bocah SD umur 10 tahun sampai pegawai departemen berumur sebaya saya, 50 tahun. Sebanyak 49 kelas telah saya ajar, sebagian besar adalah kelas mahasiswa S1 sebab memang merekalah yang paling memerlukan dan serius belajar geologi.

Mengapa mereka mengundang saya sebagai pengajarnya? Itu harus ditanyakan kepada mereka. Saya tak tahu jawabannya. Tetapi yang lebih penting adalah mengapa saya mau mengajar mereka? Dan saya punya jawabannya: sebab ilmu itu bukan untuk dikuasai sendiri, bagikanlah. Dan, saya ingin menjawab tantangan seorang pengajar yang baik, yang bisa menerangkan dengan baik kepada anak SD sampai gurubesar.

Berikut adalah judul-judul kuliah/pelajaran geologi atau yang berhubungan yang pernah saya berikan ke 49 kelas dari 2003-2014. Banyak geologist yang bisa mengajarkan seperti yang saya ajarkan, hanya memerlukan kepedulian.***

————————————————-

1. Satyana, A.H., 2003, Mengenal Bumi, Batuan, Tanah, Gunungapi, dan Peta – Guest Lecture, Sekolah Dasar (SD) Regina Pacis Kelas IV SD, Bogor, 20 September 2003.

2. Satyana, A.H., 2005, Petroleum System : Understanding the Genesis and Habitat of Petroleum – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 19 February 2005.

3. Satyana, A.H., 2005, Plate Tectonics Theory and Its Application to Indonesia, Guest Lecture, Geology Department, University of Padjadjaran, Bandung, 20 February 2005.

4. Satyana, A.H., 2005, Geotectonics of Indonesia : An Overview and New Considerations – Half Day Course, Geo-Expo Seminar, Geology Department, University of Padjadjaran, Bandung, 19 March 2005.

5. Satyana, A.H., 2005, Basin Analysis : Exploring Petroleum in Sedimentary Basins – – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Trisakti, Jakarta, 16 May 2005.

6. Satyana, A.H., 2006, Geodynamic Controls on Petroleum Habitats : Cases from Indonesia – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 4 February 2006.

7. Satyana, A.H., 2006, Industri Migas di Indonesia dan Peranan Tenaga Geologi-Geofisika di Dalamnya – General Lecture, A Seminar on Basic Geology Concepts for Hi-Tech Application, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 3 March 2006.

8. Satyana, A.H., 2006, Petroleum Geology of Indonesia : An Overview – General Lecture, A Seminar on Basic Geology Concepts for Hi-Tech Application, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 3 March 2006.

9. Satyana, A.H., 2006, Deep-Water Exploration : Sedimentology and Petroleum System – Guest Lecture, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 22 March 2006.

10. Satyana, A.H., 2006, Petroleum Geology of East Java Basin : A Dynamic Review – Guest Lecture, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 22 March 2006.

11. Satyana, A.H., 2006, Write and Talk : a Call to Write Scientific Paper and Present It, Jakarta 2006 International Geosciences Conference and Exhibition, Student Forum, Jakarta, August 14-16, 2006.

12. Satyana, A.H., 2006, Mengenal Bumi, Batuan, dan Gunungapi, Presentasi di SMP Taruna Bakti, Bandung, 5 Desember 2006.

13. Satyana, A.H., 2007, Basin Analysis : Exploring Petroleum in Sedimentary Basins- One – Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 13 January 2007.

14. Satyana, A.H., 2007, Exploring Frontier Basins in Indonesia : History, New Directions, and Methods – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 8 December 2007.

15. Satyana, A.H., 2008, Geologic Controls on Carbonate Reservoirs in Indonesia : Regional Overview – Guest Lecture, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 23 April 2008.

16. Satyana, A.H., 2008, Bencana Geologi dalam “Sandhyâkâla” Jenggala dan Majapahit : Hipotesis Erupsi Gununglumpur Historis Berdasarkan Kitab Pararaton, Serat Kanda, Babad Tanah Jawi; Folklor Timun Mas; Analogi Erupsi LUSI; dan Analisis Geologi Depresi Kendeng-Delta Brantas, Department of Geological Engineering, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, Bandung, 23 April 2008.

17. Satyana, A.H., 2008, Geodynamics of Indonesia : Current Progress and New Considerations – Guest Lecture, Department of Geodesy, Institute of Technology Bandung, 27 June 2008.

18. Satyana, A.H., 2008, Geotectonics of Indonesia : Current Progress and New Considerations – Guest Lecture, Faculty of Geology, University of Padjadjaran, Bandung, 27 June 2008.

19. Satyana, A.H., 2008, Basin Analysis and Petroleum System : Exploring Petroleum in Sedimentary Basins – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 28 June 2008.

20. Satyana, A.H., 2008, Kegiatan Eksplorasi Migas, Diklat Audit atas Kontrak Bagi Hasil Migas, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, 22 Juli 2008

21. Satyana, A.H., 2008, Deep-Water Silici-clasticReservoirs : SedimentologicModels-Elements, Seismic Sequence Analysis, Petroleum System, and Indonesian Cases – Short Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Trisakti, Jakarta, 19 September 2008.

22. Satyana, A.H., 2008, Write and Talk, A Call to Write Geoscience Papers and Present Them, Seapex–AAPG Student Leadership Conference, Jatinangor, 28-30 November 2008.

23. Satyana, A.H., 2008, Memuliakan Allah melalui Geologi, Perayaan Natal Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, 20 Desember 2008.

24. Satyana, A.H., 2009, Overviewing Sedimentary Basins of Indonesia and Evaluating Petroleum in Frontier and Mature Areas of Indonesia, Workshop of Directorate Oil and Gas, Jakarta, 22-24 April, 2009.

25. Satyana, A.H., 2009, Evaluasi Potensi dan Risiko Migas Indonesia : Andaman, Natuna, Sumatra-Jawa Forearc, Muara-Tarakan, North Lombok, Southwest Timor, Cenderawasih Bay-Papua, Workshop of Directorate Oil and Gas, Jakarta, 14-15 September, 2009.

26. Satyana, A.H., 2009, Kegiatan Eksplorasi Migas, Diklat Perpajakan, Departemen Keuangan, Jakarta, 11 November 2009.

27. Satyana, A.H., 2009, Regional Overview and Geologic Controls on Carbonate Rocks of Wonosari Formation, Southern Yogyakarta – One Day Course, American Association of Petroleum Geologists (AAPG), Student Chapter, University of Padjadjaran, Bandung, 5 December 2009.

28. Satyana, A.H., 2010, Regional Geological Structures of Indonesia : Current Progress and New Considerations – Guest Lecture, Faculty of Geology, University of Padjadjaran, Bandung, 22 May 2010.

29. Satyana, A.H. 2010, Petroleum System of Carbonate Plays and Cases from Indonesia, Guest Lecture, Department of Physics, American Association of Petroleum Geologists, Student Chapter, University of Indonesia, Carbonates Seminar, Depok 18 September 2010.

30. Satyana, A.H., 2011, Petroleum Geology & Play Concepts of North Sumatra Basin, Pertamina EP Exploration Learning Forum, Jakarta, 2 March 2011.

31. Satyana, A.H., 2011, Bagaimana Mengembangkan Diri dalam Berpikir Tektonik, Kuliah Umum Geologi Struktur Indonesia, Universitas Padjadjaran, 16 April 2011.

32. Satyana, A.H., 2011, Regional Structures of Indonesia: New Considerations, Kuliah Umum Geologi Struktur Indonesia, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, 16 April 2011.

33. Satyana, A.H., 2011, Eksplorasi dan Produksi Migas: Status Indonesia, Public Lecture Peringatan 82 Tahun Museum Geologi, Bandung 21 May 2011.

34. Satyana, A.H., 2011, Tectonics, Structures, and Implications for Petroleum Systems: Cases from Indonesia, American Association of Petroleum Geologists (AAPG) Student Chapter, Gadjah Mada University, Dept. of Geology, Guest Lecture, Yogyakarta 15 October 2011.

35. Satyana, A.H., 2012, Exploring Eastern Indonesia: Proven-Potential Plays and Opportunities, Guest Lecture, University of Gadjah Mada, Yogyakarta, 31 January 2012.

36. Satyana, A.H., 2012, Tectonics of Indonesia: New Considerations, Guest Lecture, University of Padjadjaran, Jatinangor, 21 April 2012.

37. Satyana, A.H., 2012, Bagaimana Mengembangkan Diri dalam Berpikir Tektonik: Pengalaman Pribadi, Guest Lecture, University of Padjadjaran, Jatinangor, 21 April 2012.

38. Satyana, A.H., 2013, Potensi dan Konsep Eksplorasi Migas Indonesia, Program “On Boarding” Pekerja Baru SKMIGAS Angkatan XVIII, Sentul City, Januari 2013.

39. Satyana, A.H., 2013, Regional Petroleum Geochemistry of Indonesian Basins, University of Gadjah Mada (UGM), Workshop for Master Students of Petroleum Geoscience, Yogyakarta 9 March 2013.

40. Satyana, A.H., 2013, Oil and Gas of Eastern Indonesia: Production, Proven Plays, Prospectivity, and Risks, American Association of Petroleum Geologists – University of Gadjah Mada Student Chapter, Guest Lecture, Yogyakarta, 10 March 2013.

41. Satyana, A.H., 2013, Biogenic vs. Abiogenic Origin of Petroleum, Petroleum Exploration, and Petroleum System Analysis, American Association of Petroleum Geologists – Institute of Technology Bandung Student Chapter, Guest Lecture, Bandung, 19 May 2013.

42. Satyana, A.H., 2013, Introducing Petroleum Exploration and Petroleum System Analysis: Cases from Indonesia, seminar “Characterization of Indonesian Petroleum System in Initial Geological Exploration”, SC AAPG & HMTG University of Trisakti, Jakarta, 4 April 2013.

43. Satyana, A.H., 2013, Petroleum Geology of Indonesia: Current Knowledge, Guest Lecture, SC AAPG University of Lampung, Bandarlampung, 31 August 2013.

44. Satyana, A.H., 2013, Potensi dan Konsep Eksplorasi Migas Indonesia, Program “On Boarding” Pekerja Baru SKK Migas Angkatan XIX, 5 September 2013, Sentul City.

45. Satyana, A.H., 2013, Petroleum Prospectivity of Eastern Indonesia: Production, Proven and Potential Plays, Risks, Seminar, Gathering Alumni Teknik Geofisika ITB 2013, Bandung, 26 September 2013.

46. Satyana, A.H., 2014, Basic Concepts of Tectonics: Tectonic Theories of the Earth, Guest Lecture, SC AAPG University of Pakuan, Bogor, 17 May 2014.

47. Satyana, A.H., 2014, Tectonics, Structures, Petroleum Systems: Cases from Indonesia, Guest Lecture, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional, Yogyakarta, 21June 2014.

48. Satyana, A.H., 2014, Cretaceous Subduction and Collision of South-East Sundaland: New Consideration and Petroleum Implications, Guest Lecture, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta Fakultas Teknologi Mineral, Program Studi Teknik Geologi, 21 June 2014.

49. Satyana, A.H., 2014, Towards GUTT – Grand Unified Theories of Tectonics, Guest Lecture, Institut Sains & Teknologi Akprind, Fakultas Teknologi Mineral, Jurusan Teknik Geologi, Yogyakarta, 21 June 2014.