Profesor yang mengayomi

Saya belum profesor, tapi saya sudah dapat menilai juga, profesor mana yang bisa mengayomi dan mampu menumbuhkan semangat para yuniornya (baca: saya), para mahasiswanya, serta yang ada di sekitarnya (baca: saya lagi). Kita (baca: termasuk saya) merasa “kecil” di depan profesor-profesor pengayom ini.

 
Sebaliknya “profesor” jangan menakut-nakuti. Ya, kami tahu, seberapa penting jurnal internasional, indeks, Impact Factor dan yang sejenisnya.
But what if, we look at research output at different way, or somewhat different level. Have you thought about it?
 
Berikut kutipan yang sangat bagus dan mengena dari Prof Hendra Grandis.
 
Dan kalau anda punya waktu senggang, silahkan mampir ke video Youtubenya. Ini adalah salah satu contoh science communication.

Silahkan
@dasaptaerwin