Peta pikiran atau kepikiran peta?

Podcast ini berkaitan dengan podcast sebelumnya berjudul “Mencari celah riset”. Jadi pastikan anda mendengarkannya lebih dahulu.

Peta pikiran adalah kumpulan ide. Sumber bisa dari apa saja, bisa dariĀ  dokumen, proses, peristiwa, berita, cerita, dll. Intinya adalah memetakan ide itu dalam posisinya masing-masing agar anda lebih mudah memahaminya.

Jadi peta pikiran terutama adalah untuk anda sendiri. Tapi kalau skema pikiran itu bisa dipahami orang lain akan lebih baik.

Peta pikiran akan selalu terdiri dari: ide utama dan ide pendukung. Keduanya perlu dirangkai agar anda mampu memahami suatu proses dengan baik.

Karena dibuat awalnya hanya untuk anda, maka peta pikiran tidak punya format baku. Ide utama dan pendukung bisa disusun dari tengah ke luar, atau dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, atas ke bawah atau sebaliknya, dari bawah ke atas.

Medianya bisa media digital menggunakan komputer, kertas dan pensil, bahkan jendela kereta :).

Bebas. Terserah anda. Asal tidak mengotori lingkungan :).

Berikut ini contoh-contoh yang saya punya. Anda bisa membuat menjadi ilustratif seperti ini. Bayangkan anda seorang mahasiswa yang sedang naik turun gunung emosi.

Contoh ilustratif lainnya bisa seperti ini. Bayangkan sebuah sungai mengalir dari hulu ke hilir.

Atau bersifat deskriptif. Warna-warni. Medianya di atas kertas besar.

Atau jendela kereta.

Atau sederhana saja seperti ini.

Semua terserah anda. Hal berikutnya adalah. Bagikan!

Kenapa?

Tidak ada alasan. Bagikan saja. Saya hanya mau bilang #terbukaatautertinggal.