Tag Archives: (scientific) writing is totally fun

How do you work on your research these days (ID lang) part 1

Dear readers, to continue our post yesterday “Making your data as public goods”, here’s another post from an article we’ve been working on together. Read it more here and collaborate with us.

Continue reading How do you work on your research these days (ID lang) part 1

Dealing with negative results

Negative results are also worth publishing

Screen Shot 2016-06-08 at 5.23.43 AMJust few weeks a go a PhD student came to me and complaining about his negative result. His supervisors only commented to redo the experiment and change the parameters. The student have re-done the experiments but still he couldn’t get anything that support his prior working hypothesis.

And my answer was, what’s wrong with negative results, and why we couldn’t publish it. Our long discussions ended up with the following post, Why science needs to publish negative results by Emma Granqvist (the above pic was borrowed from the mentioned site).

 

 

Bagaimana cara mencari makalah (berbayar) secara gratis dan legal



Bagaimana mencari referensi secara gratis




Posting ini berawal dari posting saya kemarin di FB berikut ini:

"Di Twitterland saya menemukan situs www.sci-hub.io yang dikembangkan oleh komunitas open access untuk melawan hegemoni media jurnal berbayar (pay-walled journal). Website ini "somehow" dapat membuka kunci artikel-artikel yang berbayar. Terlepas dari bagaimana hukumnya, tapi situs ini sudah banyak beredar dan diedarkan di dunia Twitter oleh komunitas open access. Anda tinggal mengcopy-paste tautan atau doi dari artikel yang dicari. Menurut saya gunakan hanya bila sangat sangat perlu. Coba juga akses profil penulis makalah dari ResearchGate sebelumnya."

Berikut diagramnya.

Diagram

1 Tuntutan bagi peneliti

Sebagai peneliti kita akan selalu dituntut up to date terhadap perkembangan ilmu yang kita tekuni. Di bidang yang saya tekuni misalnya, di bidang geologi, sub bidang hidrogeologi dan fokus riset hidrokimia, saat ini sangat berkembang teknik machine learning untuk mengklasifikasikan sampel. Dalam kasus saya adalah sampel kualitas air tanah.

Sangatlah beruntung bila anda ada dalam organisasi yang melanggan banyak jurnal berbayar terbitan Elsevier misalnya atau database ilmiah seperti Scopus dan Web of Science. Tapi apa yang terjadi bila koneksi internet adalah satu-satunya yang anda punya. Tulisan pendek ini mencoba menceritakan apa yang harus anda lakukan in the pursue of happiness (mendapatkan artikel rujukan yang penting) secara gratis (bukan gratisan).

Yang pertama anda bisa lakukan adalah memeriksa phonebook anda apakah penulis makalah yang anda cari ada dalam memori ponsel anda. Ini sangat mungkin terjadi bila penulisnya kebetulan orang Indonesia.

Apa yang terjadi bila penulisnya orang asing?

Jangan khawatir ada caranya. Setidaknya ini yang saya lakukan dan berhasil pada banyak kesempatan. Coba perhatikan skema berikut ini ya.

2 Berbagai cara

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan, yaitu:

  • scientific database
  • open access journal
  • social network
  • pre-print repository

2.1 Scientific database

Basis data saintifik yang kita kenal antara lain adalah:

  • Google Scholar: dimiliki oleh Google mulai 2004. Basis data ini menyediakan fasilitas pengenalan makalah dan penulis secara otomatis serta perhitungan indeks sitasi.
  • Microsoft Academic: dimiliki oleh Microsoft dan mulai beroperasi sejak pertengahan 2000 an.
  • Crossref: diinisiasi dan dikembangkan oleh komunitas open access yang dimulai sejak tahun 2000. Beberapa jurnal besar, seperti PLOSONE juga menjadi pendirinya.

2.2 Open access journal

Saat ini sangat banyak jurnal bermutu yang berjenis open access.

Apa itu open access? Silahkan baca definisi open access menurut Jurnal PLOSone ini.

Bahkan saat ini jurnal konvensional (baca: berbayar) juga sudah banyak yang menawarkan opsi open access.

Contoh journal berjenis open access untuk bidang ilmu saya, hidrogeologi dan geosains adalah:

Hati-hati saat memilih jurnal open access. Pastikan tidak masuk ke dalam daftar Beall’s list of predatory journal.

2.3 Social network

  • Twitter: Mungkin anda tidak percaya bahwa menggunakan Twitter anda bisa mengumumkan makalah yang dibutuhkan yang besar kemungkinan ada seseorang yang punya berkas pdf nya dan akan membagikannya ke anda. Anda cukup menggunakan tagar (hash tag) #icanhazpdf atau cukup hazpdf saja. Gunanya tagar ini adalah agar twit anda mudah ditemukan oleh orang lain. Beberapa tagar populer dikalangan peneliti, dosen, dan mahasiswa lainnya juga dapat anda gunakan seperti:

    • acwri: academic writing
    • phdchat: biasanya di komunitas mahasiswa atau supervisor PhD
    • tagar lainnya dapat anda temukan dengan mudah
  • Facebook/FB: siapa yang tidak punya akun media sosial ini. Anda bisa gabung dengan komunitas yang tujuannya membantu orang lain mendapatkan berkas makalah yang diperlukan. Coba anda cari Facebook Group Bantu download jurnal geoscience. Ini hanya salah satu saja, anda juga bisa bergabung dengan FB group lainnya yang bertema riset. Tentunya anda harus mematuhi ketentuan dan kesopanan (netiket) yang berlaku dalam grup tersebut, misalnya: janganlah anda beberapa menit gabung lantas langsung minta pdf paper yang dibutuhkan. Jangan lupa forum ini juga membantu anda memperluas jaringan.

  • ResearchGate/RG: ini adalah FB nya para peneliti. Ia memiliki wall (dinding profil) yang mirip dengan FB. Anda dapat bergabung secara cuma-cuma. Melalui situs ini anda dapat memajang karya-karya saintifik anda seperti: tesis, disertasi, makalah, poster, proposal, dll. Bila anda mengunggah berkas secara lengkap (full paper) baik dalam format pdf, docx, ataupun odt, maka anda akan ditawari untuk memasang digital object identifier (doi). Dengan adanya doi ini maka apapun yang anda unggah ditandai secara digital dan tidak akan tertukar dengan berkas milik orang lain. Dokumen anda jadi punya semacam ISBN. Keren bukan.

Manfaat lainnya adalah anda juga dapat mencari makalah yang anda butuhkan di jejaring ini. Anda hanya perlu mencari tahu apakah penulis makalah tersebut ada atau seluruhnya memiliki halaman profil RG. Bila ada, maka anda tinggal mencari halaman penulis itu (Find Researcher) dan besar kemungkinan (bisa gagal juga) makalahnya dipajang di halaman profil yang bersangkutan. Bila ternyata makalah yang anda perlukan ada tapi tidak lengkap (hanya abstraknya), maka anda bisa mengirimkan pesan Request paper (via RG) kepada penulisnya. Jadi anda tidak perlu lagi mengirimkan email berpanjang-panjang. Itu semua sudah ditangani oleh template RG. Anda tinggal menunggu. Ada penulis yang secara langsung membalas dengan menyertakan pdf tapi ada juga yang agak lama membalas. Anda harus maklum. Bila seminggu tidak ada balasan, maka coba kirim request kedua. Bila dua kali tidak dibalas juga maka mungkin penulis tersebut terlalu sibuk atau tidak memantau akun RG nya. Anda selalu dapat menghubungi penulis kedua atau ketiganya dengan cara yang sama.

Sayangnya situs ini belum dapat melakukan pencarian berbasis dokumen secara langsung, namun anda bisa memanfaatkan Google untuk mencari berkas langsung ke domain jejaring ResearchGate dengan menggunakan perintah: kata kunci site:researchgate.net. Dengan mengetikkan perintah tersebut di kolom pencarian, maka Google akan otomatis mencari dokumen langsung ke domain apapun yang disebut dalam perintah site: berdasarkan kata kunci yang anda masukkan. Anda dapat membuka contoh halaman profil saya di ResearchGate.

  • Academia.edu: situs ini cukup populer di kalangan mahasiswa dan peneliti pada umumnya. Karakternya mirip dengan ResearchGate. Situs milik saya ada di tautan ini.

2.4 Pre-print repository

Pre-print adalah naskah publikasi yang belum terbit. Belakangan jenis makalah seperti ini sedang naik daun. Perdebatannya adalah

apakah dokumen pre-print sudah dapat dirujuk?.

Menurut saya dan beberapa dosen, dokumen ini dapat dirujuk.

Ide awal untuk mengunggah versi pre-prints ke repository online adalah untuk klaim ide dan mempercepat penyebaran hasil riset. Ini karena proses publikasi di jurnal ternama dapat memakan waktu lama (bahkan untuk penulis asing).

Saat ini sudah banyak repositori pre-print, diantaranya yang terkenal adalah:

  • ArXiv: repositori ini dihosting oleh Cornell University, hingga saat ini telah menyimpan lebih dari 1,109,875 di bidang: fisika, matematika, sains komputer, biologi kuantitatif, finance dan statistik.
  • Bio ArXiv: repo ini dihosting oleh Cold Spring Harbour Laboratory khusus untuk bidang biologi dan turunannya.
  • Nature pre-prints: Jurnal Nature juga punya repo pre-prints.
  • PeerJ pre-prints: repo ini milik Jurnal PeerJ. Jurnal ini berjenis open access.

3 Penutup

Begitulah beberapa cara untuk mendapatkan jurnal secara cuma-cuma (atau gratis). Jadi mestinya tidak ada lagi alasan susah mencari jurnal atau tidak ada dana.

Jadi manfaatkan jaringan pribadi, jaringan sosial, dan repository pre-print untuk mendapat rujukan yang diperlukan.



Ch 7: Analisis (Menulis–ilmiah–itu menyenangkan)

Blogpost ini akan sedikit lompat dari yang kemarin. Sekarang kita coba langsung ke Bab Analisis dalam proyek buku selanjutnya (WTF: (scientific) Writing is Totally Fun).

Sebagai ahli kebumian,  output utama kita biasanya peta, tapi sejalan dengan perkembangan teknik analisis spasial, (geo)statistik, dll, maka presentasi data dalam bentuk tabel dan grafik (chart) juga memegang peranan penting, terutama bagi pembaca awam (tidak punya latar belakang ilmu kebumian). Mereka juga akan mencermati angka-angka yang tertera dalam tabel dan grafik.

Berikut ini sebuah rujukan ringkas dari Dinas Statistik UK yang straight forward mengenai penyajian data. Beberapa catatan sangat penting untuk dicermati, misalnya:

  • di mana meletakkan variabel dan lokasi pengukuran (atau sampel),
  • bagaimana mengurutkan dan membandingkan data dalam tabel,
  • pentingnya memberikan anotasi garis pada grafik, misalnya untuk memperlihatkan batas ambang.

Saya akan coba sarikan dengan memperhatikan sumber lainnya dan pengalaman (pendapat) pribadi saya dalam blogpost berikutnya.

Screen Shot 2015-07-10 at 05.40.40

(dipinjam dari: http://style.ons.gov.uk/category/data-visualisation/)