Mobil terbakar: Human error, not technological error

As quoted from Peugeot 505 Community.

Sebuah pelajaran bahwa perawatan mobil adalah vital. Dan itu tidak hanya berkait dengan merk tertentu saja. Merk Jepang ataupun Eropa, semuanya sama mempunyai potensi untuk terbakar, bila tidak dirawat dgn cermat. Berikut sekelumit kronologis penyebab terbakarnya sebuah Peugeot 505 di Jakarta baru-baru ini. Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.

>> Awalnya niatan oom Heru kebengkel untuk ganti selang
bensin yang memang sudah bocor, sekaligus pengen
tune-up, dll.

Dilala selang bensin yang dia beli oleh oom Heru
ternyata salah ukurannya, yaitu terlalu besar sehingga
tidak bisa dipakai.

Pihak bengkel menawarkan selang bensin copotan yang
memang kebetulan ada. Atas sepersetujuan dari oom
Heru, selang bensin tersebut dipasang dan kemudian
mobil di tune-up, setelah beres mobil sempet di tes
untuk dipakai jalan muter-muter segala dan aman-aman
sajah.

Karena sudah enak oom Heru pulang, dilala diperempatan
lampu merah depan republika, keluar asap dari dalam
kap depan. Kap mesin langsung dibuka dan ternyata
sudah ada api disana.

Dengan dibantu pedagang dan orang disekitar lokasi
akhirnya si-jago merah yang sedang asyik melahap
karet2 dan berbagai hal yang berbau plastik di dalam
kap mesin mobil dapat segera dipadamkan.

Berdasarkan keterangan dari oom Heru, semua yang
berbau karet dan plastik di bagian kap mesin habis
terbakar, sementara bodi dan yang lain2nya
alhamdulillah aman.

Sayangnya ane belum bisa menyuguhkan gambar dari
si-biru yang terbakar, karena tadi sore jam 5 saat
akan ke rumah oom Heru, yang bersangkutan lagi berada
di luar rumah.

Ane juga sempat ngobrol sama montirnya yang kebetulan
ane kenal, menurutnya kalau memang karena selang
bensin yang dipasang udah bocor, harusnya saat baru
dipasang udah ada bau bensin, tapi ini sempat melewati
tahapan tune-up dan muter-muter segala….. dan
kondisinya gak bermasalah………

menurut ene sih,
Kalau menang penyebabnya dari selang bensin , mungkin
mobil tidak bisa diselamatkan, karena kalau bensin
sudah kena api biasanya cepat benget merambatnya,
mungkin mobil bisa meladak kali ya…….?????

Atau bisa jadi ada konslet di kabel2
yaaa…????????????

Mungkin ada hikmah yang bisa kita petik bersama dari
kejadian ini.
Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan bengkel, kok
gara-gara habis di tune-up atau ganti part, di
bengkel, malah mobil jadi terbakar….
Mungkin hal ini mengingatkan kita agar kita lebih
teliti dalam memberikan perawatan kepada mobil kita
yang memang relatif sudah berumur, apalagi untuk
menggganti part yang agak sensitif, mungkin akan lebih
baik kalau yang baru sajah jangan yang copotan, atau
memang yakin part tersebut dala kondisi yang okeh…..
gimana bro…..?????????

Ulasan Masalah Gempa di Indonesia

As quoted from IAGI miling list: a post from Mr. Awang Setyana

Tsunami terjadi kalau ada kolom air laut yang terganggu oleh pematahan vertikal dasar laut. Kita mengartikan pematahan vertikal adalah dip-slip fault, yang menembus dasar laut dari rupture zone hiposentrum/pusat/fokus gempa dangkal. Semakin dangkal pusat gempa, semakin mungkin pematahannya sampai ke dasar laut. Semakin dalam pusat gempa semakin mungkin pematahannya hanya sebagai blind fault, atau sesar yang tak sampai ke permukaan. Berdasarkan statistik, gempa dangkal yang menyebabkan tsunami adalah gempa dengan pusat lebih dangkal dari 45 km dan pematahannya vertikal.

Kita tahu pematahan vertikal (dip-slip) terdiri atas normal fault, reverse fault, dan thrust fault. Kalau dihubungkan dengan strike-slip fault seperti yang ditulis pak Franc, normal fault berkembang di lingkungan transtension atau releasing bend; sedangkan reverse dan thrust fault terjadi di tranpression atau restraining bend.

Berdasarkan kejadian2 tsunami, baik pematahan vertikal blok dasar laut oleh normal fault dan reverse/thrust fault menyebabkan tsunami. Saya sependapat dengan pak Franc bahwa normal faulting akan menyebabkan tsunami yang lebih besar dibandingkan reverse/thrust fault. Alasan ini didasarkan kepada wilayah “vakum” (meminjam istilah pak Franc) yang lebih besar yang dihasilkan oleh sesar normal dibandingkan reverse/thrust fault. Reverse/thrust fault juga akan membentuk wilayah vakum, tetapi tak akan sebesar normal faulting. Wilayah vakum reverse/thrust fault akan terjadi di sayap hanging wall block akibat lapisan ini miring oleh penyesaran naik atau anjak.  Sedangkan pada normal fault, wilayah vakumnya terbentuk lebih besar karena lapisan2 tiba-tiba runtuh atau seluruh hanging wall bocknya turun – jelas ini akan menciptakan wilayah vakum yang besar.

Tsunami terjadi hanya sebagai usaha kolom air menuju keseimbangannya kembali. Dalam normal faulting earthquake (EQ), airlaut tiba2 akan bergerak mengisi wilayah vakum normal fault di dasar laut, maka massa air di pantai2 terdekat akan surut tiba2 sebab massa air tetap sebegitu volumenya. Lalu, sesaat setelah itu, karena efek “bounce back” (meminjam lagi istilah pak Franc), atau saya sebut ayunan osilasi gelombang laut, air laut yang tersedot dari pantai itu melalui proses mekanika fluida akan kembali ke pantai dengan kecepatan ratusan km/jam, dengan massa yang sama tetapi dengan efek kejut dan membawa energi yang luar biasa besarnya (megajoules). Karena menuju pantai semakin mendangkal sementara massa air laut adalah tetap, akibatnya terjadi gelombang tsunami (run up) yang bisa beberapa meter lebih tinggi daripada biasanya. Ketinggian gelombang tsunami juga akan ditentukan oleh morfologi pantai, puluhan sentimeter sampai puluhan meter pernah tercatat sebagai run up  tsunami.

Pada thrusting fault EQ, airlaut di pantai bisa surut bisa tidak, bergantung kepada posisi vakum area limb thrust (sayap thrust) itu relatif terhadap pantai. Dalam kasus air menyurut, berarti vakum area dan vergency (arah) dari thrust/reverse frontal terhadap pantai. Hanya, seperti ditulis di atas, vakum area thrusting EQ lebih kecil dibandingkan vakum area normal faulting EQ, sehingga massa air yang dipindahkan pun lebih kecil; tetapi hunjaman thrusting perlu diperhitungkan juga sebagai efek pemindah massa air. Dan bila vergency hunjaman thrusting menuju pantai, maka ke situ pula kolom air akan dipindahkan, setelah sedikit melalui bounce back atau ayunan osilasi gelombang laut yang dipindahkan ke vakum area thrusting EQ (bila ada).

Maka pak Franc, kedua dip-slip fault itu bisa menyebabkan tsunami; hanya yang normal fault EQ bisa lebih besar daripada yang thrusting EQ. Gempa2 di sepanjang palung Sumatra dan Jawa umumnya thrusting EQ karena batas lempengnya konvergen.

Kasus “ledakan” pra-tsunami di Pangandaran, menurut pak Franc akibat efek airgun (seperti saat marine seismicsurvey) kolom air laut yang berlomba2 masuk ke wilayah vakum normal faulting EQ Pangandaran 17 Juli 2006. Saya kiranya kurang sependapat dengan pemikiran pak Franc sehingga suara ledakan itu tetap misteri yang harus dicari pemecahannya. Masalahnya, pematahan gempa Pangandaran bukan normal faulting, tetapi thrust faulting berdasarkan focal mechanism solution dan finite fault model-nya dengan strike N40 W dip 11 deg. Tsunami menyerbu pantai Pangandaran dengan ketinggian run up 2 meter, menyapu pantai Pangandaran, membunuh sekitar 350 orang. Thrust faulting EQ rata-rata memang menyebabkan run up tsunami 0-5 meter; tetapi dalam beberapa kasus run up-nya bisa sangat tinggi, seperti thrust faulting gempa Banyuwangi 2 Juni 1994, bermagnitude 7.8 yang membuat tsunami menyerbu pantai2 Banyuwangi dan Blambangan dengan run up setinggi 13 meter dan menewaskan 200 orang.

Bandingkan dengan tsunami-genic normal faulting EQ yang biasanya membuat run up tsunami tinggi. Suatu normal faulting EQ pernah terjadi di perairan Australia pada 20 Agustus 1977 bermagnitude 8.3. Dan gempa ini telah membuat tsunami dengan run up 15 meter ketika memasuki pantai terdekat dan menewaskan 200 orang (data dari USGS, 2006).

Run up tsunami akibat hantaman meteorit besar ke laut dan akibat material volkanik yang jatuh kembali ke laut dalam suatu letusan volkanik gunungapi bawahlaut akan lebih dahsyat lagi. Run-up tsunami letusan Krakatau 1883 di Selat Sunda telah menyebabkan tsunami setinggi 30 meter di pantai-pantai Lampung dan Banten (menurut Vrbeek, 1898; Willumsen, 2000, dan Winchester, 2002). Berapa besar run up tsunami akibat sebuah komet menghantam Bumi di Teluk Meksiko dan membuat kawah Chixculub serta memunahkan raksasa reptil pada K-T boundary 65 Ma ? Tak bisa dibayangkan akan setinggi apa.

Sekali lagi, run up tsunami juga akan dipengaruhi morfologi pantai setempat dan jelas oleg magnitude gempanya sendiri, tetapi saya sependapat dengan pak Franc bahwa normal faulting EQ akan lebih berbahaya menimbulkan tsunami besar dibandingkan thrust faulting EQ.

Toko part fiat di Jakarta

fiat-2011-logo-05

[image from: logoblink.com]

[first published 24 Sep 2007, last updated 14 April 2014]

As quoted from Indofiat Miling List

Silahkan simak tags “WTF” dan “Writing is Totally Fun” untuk post yang lebih “serius”.

[code lang=text]
<br />Toko part fiat di jkt
Posted by: "xxx"
Mon Sep 17, 2007 9:22 pm (PST)
Toko part fiat di jkt, udah ane simpen hampir 3 thn . Siapa tau
bermaanfaat:

1. Expo Motor, Proyek Senen Blok V Lt. 3 C 10 No.4, (021) 4210728
2. Menamo, Sawah Besar (sebelah A Sek), (021) 6496782, 6394725
3. Sentral Motor, Atrium Senen Lt.5, (021) 3846760
4. AMS Motor, Pasar Onderdil Dutamas Fatmawati Lt.2, (021) 72793721
5. Rezeki Motor, Jln. Sukarjo Wiryopranoto 28 – A, (021) 3857029
6. Citra, Atrium Senen Lt. 5 Blok D no. 7, (021) 2314622
7. Fiat Diesel, Taman Sari, Asem Reges, (021) 6398185, 753502251
8. Sinabung, Jl. Ir. H. Juanda No. 125 Ciputat, (021) 7492619, 0817-9152127
9. Borobudur Motor, Atrium Plaza Senen, Lt 5 Blok C no 79-80, (021) 3516462
10. Viva Wijaya, Jl. Sukarjo Wiryopranoto 83, Sawah Besar, (021) 6395935, 6295485
11. Persatuan Motor, Senen Inpres, belakangnya Toko Expo yg lama, 08161375331 (hpnya wijaya), 8501586 (rmh), 4214004 (toko)
12. Persatuan Motor , Proyek Senen Blok V lt. 3 no.9 (bukan di Atrium), (021) 4214004
13. Istana Fiat Auto Supply, KH Samanhudi no 21-Komplek Mitra Krekot, (021) 3866481, 3513472-3

[/code]

Montir-montir Fiat dan Fiat kampakan:

[code lang=text]
<br />Jejen Body Repair Fiat 0815-84256387
JURAGAN FIAT / WARUNG FIAT FACHRI 0817-765-309
CHANDRA REMPOA 08158787788
DARSO, KAMPAKAN 021-911-0344
OJAK MONTIR Sentul khusus kUno 021-8351347
RIAD Autosport Phone (021) 8489738.PD.Gede
Maman Montir FIAT DEPOK PANGGILAN 0856-1209021
ASEP MONTIR FIAT Baek utk UNO maupun kUno 085217028561
BENGKEL DINAMO Kang Jenuar 0813-15270396 CAWANG
BENGKEL DINAMO ACOY Jln Margonda Raya (Garuda DInamo) depan Unv
Gunadarma 0812-862-5023
Rasyid 08179931035 salah satu montir rujukan Indofiat
Darto 081385640555
Herman 081316013982
Mul mekanik rasyid 0815 85210093
Emon 0813.113.14541.

Pak Sabar Bengkel Dinamo, Motorstarter dengan biaya terjangkau
200 meter setelah pasar parung (dari arah War-Yat) depan Yamaha Motor

[/code]

Aplikasi Karburator Kijang untuk Peugeot

karburator peugeot

[image from: rifportase.blogspot.com]

First posted (8 Aug 2007), updated (14 Apr 2014), updated (14 April 2015).

Terimakasih buat yang sudah mampir. Artikel ini saya buat tahun 2007 dan masih ada saja yang membaca. Ini bukti bahwa tulisan lebih abadi dibanding lisan. Silahkan simak tags “WTF” dan “Writing is Totally Fun” untuk post yang lebih “serius”.

Selain posting tentang Peugeot, saya juga telah menerbitkan buku berjudul Hidrogeologi Umum dan sedang memulai draft pertama buku kedua (Scientific) Writing is Totally Fun (WTF).


Topik ini sering jadi perbincangan di kalangan penggemar Peugeot tahun tua. Alasannya klasik, BBM Peugeotnya boros. Apalagi di masa-masa awal kenaikan BBM. Saya termasuk yang pernah mempertanyakan ini dan sudah pernah melakukannya. Saya mengganti karburator 504 tahun 1978 saya dengan karburator Kijang Super tahun 1987, entah tipe KF berapa itu. Saya pasang di montir langganan saya. Sang montir sudah mengingatkan, bahwa swap karburator membutuhkan ketelatenan, tidak hanya pasang terus dipakai jalan. Tapi perlu fine tuning katanya.

Ok saya nurut. Karburator sudah dipasang, idle ok. Mobil siap dipakai. Setelah 3 hari saya rasakan, memang ada masalah tarikan mesin. Terasa lambat. Wajar, karena karburator lebih kecil maka aliran bahan bakar pun lebih sedikit dan pengapiannya harus disetel ulang. Jadi sistem yang berjalan adalah sistem yang mirip Kijang dengan mesin 2000cc yang tentunya perlu asupan BBM lebih banyak.

Keluhan overheat tidak saya rasakan. Tapi lama-kelamaan tarikan boyot bisa jadi masalah juga. Bukan karena saya suka ngebut tapi perasaan tidak enak saja kalau pakai Peugeot dengan tarikan ala Kijang :-). Walhasil setelah beberapa kali fine tuning karburator saya kembalikan lagi ke orinilnya, merk Solex, dengan beberapa onderdil spuyer dll yang diganti baru. Syukurlah lebih irit dari sebelumnya, tarikan mantap, hingga tiba saatnya harus dijual.

_Moral of the story_nya: lebih baik nabung untuk swap ke karburator orisinil atau yang ukurannya sepadan, bisa merk Solex, Weber, dll, asal jangan karburator Kijang 🙂

Berikut ini adalah beberapa catatan dari arsip email Milis Pug yang sudah sangat lama (tahun 2007). Siapa tahun bermanfaat bagi pengguna yang lain.

__karburator (ganti karbu Kijang)__
Fri Jun 22, 2007 11:12 pm (PST)
Saya Dipo…saya salah satu member baru di pug505 ini…saya coba kasih info masalah 505gr yg di implant pake karburator kijang… cara pemasangan gak terlalu rumit, hanya ditambah semacam adaptor di bagian karburator yg mengarah ke manipolnya sesuai dgn karburator yg diinginkan,dan mengganti idle AC kalau memang sudah pakai idle up…masalah irit…mgkn lbh irit dibanding karburator stdnya (jelas dilihat dr cc konsumsi bensinya jg smua pd tahu).tp menurut saya msh cukup boros juga…maks cuma 1:10,krn gak bisa pake spuyer standar (100) bisanya pake yg 110…kalo pake yg 100 mesin agak brebet pas dipakai jalan,tp kata org bengkel saya disarankan pakai karburator starlet 1300cc or lancer evo III 1600cc yg katanya bisa lbh irit,tp blm saya coba sih.
karburator bisa dicari di asem reges dgn harga cukup murah (skitar 500rb-1jt) saya pasang karburatornya di bengkel karburator langganan saya di margonda raya…sebelah pintu utama pesona khayangan mudah2an info saya ini berguna untuk perkenalan skalian saya attach foto 505GR ’86 saya
thx
— xxx wrote:
Om rrr, mau dong gbrnya…. utk proses adopsinya kira2 lama gak, soalnya sy mo nyoba pake mbl kijang yg ada di rmh.Jadi 505 pake karbu kijang, Kijang pake karbu 505….hehehe

tks,
indra/505RH

Pada tanggal 23/06/07,
<xxx> menulis:
Oom yyy,
saya pernah nyoba adopsi karbu kijang ke 504 saya (sebelumnya saya nyontek punya Om Nelson ), dan hasilnya maknyuss…..tapi jangan salah karbu kijang rada boros juga Oom……. Beda dudukan dikit: dudukan baut yang sebelah dalam bisa masuk 2 baut sedangkan 2 baut lagi agak kurang panjang.solusinya biasanya dijepit (nanti kalau ada gambarnya saya posting deh )

salam,
toto

—– Original Message —–
From: xxx
Sent: Saturday, June 23, 2007 10:31 AM
Subject: Re: [Komunitas 505 Indonesia]
karburator (ganti karbu Kijang)

Om2…kl karbu 505’83 mau diganti karbu kijang kira2 apa aja yg hrs dirubah, apa hrs pake dudukan yg sesai sm karbu kijangnya. Kira2 konsumsi BBM bisa brp yah, utk karbu Kijang yg 1.8

Soalnya itu kijang dgn CC segitu kok bisa irit yah padahal isi penumpang penuh. Kl dilihat 2000 ama 1800 kan gak begitu jauh CCnya.

salam,
indra/505RH

Pada tanggal 23/06/07,
<xxx> menulis:
Oom xxx,
Masih pake platina kan ? kalau ya saya dulu pernah dibikin heboh juga sama penyakit seperti ini, prediksi kita langsung ke sistim karburasi, tetapi ternyata, penyakitnya ada pada kondensor, sekarang kalau beli platina pasti dapat kondensor tapi kualitas kondensor tersebut meragukan, saran saya ganti kondensor punya L300 Mitsubishi, biasanya langsung menyelesaikan masalah

salam,
toto
B 2256 WG

—– Original Message —–
From: xxx
Sent: Friday, June 22, 2007 5:22 PM
Subject: [Komunitas 505 Indonesia] karburator

PUGers,

sy dpt mslh lg nih,sewkt di-starter ga injak gas, putaran mesin normal, tp wkt di gas mlh brebet & lsng mati.Filter bensin udh dibersihn;smpt cb yg baru,ga da p’ubahn.tp kl selang lsng msk karbu mlh lancar..
karbu udh dibersihn,ttp ga da kemajuan. kata bebrpa org yg smpt lht (ceritanya mo betulin sendiri nih..) klep/skep atw apa namanya;sy ga th yg disebutin itu ga main (ga b’fungsi). kl ganti baru kira2 brp hrgnya? apa ada spek sejenis pny kndraan lainnya? tlng penjelasannya…  makasih

-----
Selain posting tentang Peugeot, saya juga telah menerbitkan buku berjudul Hidrogeologi Umum dan sedang memulai draft pertama buku kedua (Scientific) Writing is Totally Fun (WTF).
-----

Ganti Water Pump & Radiator (unedited)

Ganti WP & Radiator, temp malah naik.

Posted by: “uppy_zf” uppy_zf@yahoo.com uppy_zf

Sat Jun 23, 2007 4:49 am (PST)

Dear all prens….

Ane mo sharing nih,…

Maren ane ganti water pump paus ane pake punya 504, modifikasi

diselang aja, soalnya punya 504 dapet yg ori, kalo buat 505 yg ori

mahal juga euy…dari pada pake imitasinya mending pake punya 504 ori.

Karena radiator ane yg lama udah bnyk tambalan, Sekalian aja ane ganti

radiatornya juga, kebetulan dapat yg copotan (kondisi masih bagus).

nah…setelah ritual ganti2 ini koq temperatur malah naik ke 90,

kadang ke 95 jika jln macet (siang hari bolong) yak? padahal dulu

maksimal cuman 85 aja… (semuanya dlm kondisi ac on). Apa yg salah

yak? tulungin pencerahannya dunk….Normalkah temperatur di 90?

Makasih ya prens…

salam,

uppy

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik.

Posted by: “rizal azhary” rzlazhry@yahoo.com rzlazhry

Sat Jun 23, 2007 5:07 am (PST)

Oom Uppy,

Coba cek thermostatnya….kali gak cocok ama ouput aliran WP…

Rizal gti

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik–>Om Rizal

Posted by: “Djoko Wijono” djoko_wijono@yahoo.com djoko_wijono

Mon Jun 25, 2007 8:53 pm (PST)

Dear Om Uppy,

Apa radiator yang beli bekas (meskipun masih bagus, mungkin luarnya) sudah dikorok sebelum di pasang? Eh putaran WP nya sama enggak ya dengan si paus?

Pengalaman saya dengan paus cuman masalah radiator minta dikorok setiap maksimal 2 tahun (jika airnya bagus), dan putaran extra fan diperiksa soketnya, kali udah banyak kotorannya yang menyebabkan koneknya tidak bagus. Al hasil putarannya gak baik/kenceng/konstan. Habis itu semua dikerjain, pasti deh mesin jadi adem. Malah kalau ac gak nyala temp jadi naek dikit. Jalan macet gak lagi deg-deg plasss. Saya pake WP gak ori ya udah cukup lama, kalau gak salah udah 5 tahunan.

Salam

DjoWi

. Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik–>Om Rizal

Posted by: “uppy_zf” uppy_zf@yahoo.com uppy_zf

Mon Jun 25, 2007 10:47 pm (PST)

Om Djoko,…..

Ane dpt radiator ex paus matic juga. Dan sebelum dipasang, udah

diservice (dikorok)dulu. Sebelum ganti WP & Radiator, kondisinya

persis spt yg om Djoko ceritain, klo ac off, agak naik dikit (maks

90). Makanya ane rada bingung jg koq udah ganti WP & Radiator, koq

malah naik ya? Putaran WP nya menurut si engko ( ane beli di Ratu

motor atrium ) sih sama dgn paus. Ane jg kagak ngerti tuh.

Fannya juga udah ane periksa, kagak ada masalah tuh om…., apaan

yak jadinya?

salam,

uppy

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik–>Om Rizal

Posted by: “Djoko Wijono” djoko_wijono@yahoo.com djoko_wijono

Tue Jun 26, 2007 1:38 am (PST)

Oom Uppy,……..

Saya pernah lakukan cheking seperti ini, barangkali bisa juga untuk mengetahui kesempurnaan sistem pendingin nyang baru di “operasi” itu:

Diameter poly yang digunakan untuk memutar WP pakai yang lama atau yang baru (bawaan yang baru). Jika pakai nyang baru perlu diperiksa diameternya. Berbeda diameter pasti ada pengaruh pada tingkat putaran WP.

Dicoba fan nya diputar langsung dari aki. Kecepatan putarannya akan terlihat dari suara dengung yang dihasilkan. Jika suara/dengung jauh lebih keras dari putaran yang tidak langsung aki berarti ada soket dan kabel yang tidak berfungsi dg baik. Tetapi nyobanya jangan lama-lama, cukup untuk mengechek putaran aja. Sebaiknya jangan kuliru + dan – nya lho.

Percobaan ketiga adalah dichek arah putaran fannya, jangan-jangan kebalik. Tidak nyembur ke belakang tetapi malah nyedot kedepan, seperti dulu ketika saya baru aja ganti motor fannya. kalau seperti ini musti dibalik soket-soketnya. Selamat mencoba.

Beichu… Omm Uppy, semoga menemukan penyebabnya.

Salam radiator,

DjoWi

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik–>Om Joko W

Posted by: “Djoko Wijono” djoko_wijono@yahoo.com djoko_wijono

Tue Jun 26, 2007 3:23 am (PST)

Oom Eko, terimakasih peringatannya.

Saya jadi ingat ketika sedang di bengkel, juga ada teman yang mau ganti WP (mungkin tidak ori) dan ternyata sudah korosi, sehingga memakan sebagian logam yang lain.

Terimakasih 1x lagi

Salam Ori,

DjoWi

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik–>Om Joko

Posted by: “chandra sulistiyanto” ochan69@gmail.com csulis2001

Tue Jun 26, 2007 3:43 am (PST)

jadi inget pas ganti WP abis turun setengah… ada bunyi ngorok dulu dah

gitu ngek deh langsung dead… kagak bisa muter lagi tuh kipas WP terpaksa

ganti pas dibuka banyak bagian yang korosi…

cari-cari WP di Bogor pas hari minggu susah banget terpaksa import dari

palmerah

dah pasang emang rada tinggi temp. tapi lewat seminggu temp. balik normal

Salam,

Ochan

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik

Posted by: “Eko Setiansyah” eko_s@rocketmail.com eko_s.rm

Tue Jun 26, 2007 5:21 am (PST)

Klo yang Ori ya merknya harusnya “peugeot” kali ya ?

Soalnya belum pernah

nemu yang ori. Mungkin rekan-2 yg lain pernah dapet.

Klo yang non-ori banyak : Cogefa, Hepu, GMB, ada juga

yang gak pake merk.

mengenai interval, sbenarnya saya pake takaran waktu,

untuk jaga-jaga aja.

Karena punya pengalaman pahit…hiks

Dulu pake 504, pernah overheat gara-gara WP udah habis

sirip/bilah kipasnya

karena karatan termakan air.

Terus waktu pake 505, tandanya WP rusak kan ada air

keluar dari lubang kecil

dibawah WP, Nah pas dibongkar, susah mencopot WP dari

Cyl head.

Mas heru juga pernah punya pengalaman seperti itu.

Klo pake yang ori mungkin bisa sampe sapaehna

..kitu… 🙂

Ini teh pakar-2 teu acan karaluar , nya ?

regards,

Eko S

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik

Posted by: “ando” erlando@peugeot-505.com erlando_a

Tue Jun 26, 2007 7:06 am (PST)

yg ori di bagian yg menghadap ke kap mesin ada banyak angka timbulnya…sekita 3.5th yg lalu waktu bengkel baru buka pernah masang yg ori…sampai sekarang engga bermasalah

ando

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik–>Om Ochan

Posted by: “Hengky Irawan” hengky.irawan@idn.fujixerox.com

Tue Jun 26, 2007 7:30 pm (PST)

Kok gitu ya??

Menurut saya dan berdasarkan pengalaman udah ganti water pump 2 kali ngak gitu loh Oom.

Mobil saya sebelum ganti water pump temperatur biasa aja tuh tapi memang agak naik kalo digeber lama, ini kan memang gejala kalo WP udah bermasalah. Setelah ganti baru yg terjadi masalah temperatur langsung adem banget, ngak perduli idle, macet maupun lagi digeber lama. Seharusnya kan memang begitu, dgn bagusnya WP berarti suplai/debit air yg dicukurkan untuk memdinginkan semakin baik dari sebelumnya logikanya kan seharusnya temp lebih adem atau minimal sama dari sebelumnya.

Tanya knp… Tanya knp….

HIR

Re: Ganti WP & Radiator, temp malah naik

Posted by: “Heroe Blue Heaven” heroe@binarasano.co.id heru_penstyobudi

Tue Jun 26, 2007 8:32 pm (PST)

Saya ambil satu sample dari 504 ya Oom. Angkanya embossed/timbul terdiri dari 10 Angka diikuti 2 alphabet dan 1 angka digit (picture shown). Ada dua pictures perbandingan dari kedua barang yang sama2 asli walaupun yang satu sudah terpakai tapi tetap masih OK.

Kalau pakai WP yang ori life timenya lama , kalau pun harus dibongkar jika overhaul engine masih bisa dipakai, sampai 2x dilepas pun masih okay. Tapi kalau yang non ori umumnya lifetimenya lebih pendek. Penyakitnya yang non ori umumnya impeller (kipas/baling2) suka copot karena kualitas as nya beda denga yang ori, kadangkala impeller lepas di dalam blok mesin dan sebagian body impeller masih “tejepit” didalam blok sedangkan main bodynya WP nya bisa dilepas.

eom/rh

Against all odds: Peugeot 504 Break – Riviera

From: http://www.garage24.net/PugMain.htm

At 1971’s Genva salon, PEUGEOT showed a very special wagon: The 504 Break Riviera, based on the 504 Coupé. Sadly, this beautiful and breathtaking estate never made it into production. It would have been ahead of it’s time.

 

504-45.jpg

Ultra-rare colour photo of the 504 Break Riviera

Rumors said that there were 3 prototypes, and that only one car has survived and is now hidden by an unknown spanish collector. If only…

Pug 504 Break Riviera 02

Breathtaking 504 Break Riviera

Pug 504 Break Riviera 03

Riviera in same location as in colour photo above

every point on earth holds a piece of originality | CC-BY