ideas on paper (pxhere CC-0)
Research and Teaching
Kultur akademik 5
Budaya berikutnya sebenarnya bukan budaya, tetapi insting, yaitu bagaimana seorang peneliti bisa mengembangkan insting menulis serta menjunjung tinggi diversitas/keberagaman. Di sini yang sebut menulis adalah…
Kultur akademik 4
Kultur berikutnya adalah Ibarat buah, seorang peneliti akan selalu menilai isinya, bukan kulitnya. Ini juga saya artikan luas. Secara umum pasti orang akan melakukan itu….
Kultur akademik 3
Kultur berikutnya adalah: Keinginan untuk selalu mengonfirmasi, menguji, dan mempertanyakan. Ini juga pasti diartikan sangat klise, karena seorang peneliti melakukan itu semua. Betul. Semua peneliti…
Kultur akademik 2
Kultur yang kedua Berbicara dengan data Ini juga seperti klise. Semua peneliti juga kalau bicara pasti berdasarkan data. Betul sekali. Pasti itu yang terjadi. Bagaimana…
Kultur akademik 1
Ini mungkin akan berlanjut dengan beberapa tulisan lepas dan acak dengan tema sejenis. Menyebarkan ilmu pengetahuan tanpa batas Ini mungkin terdengar klise. Anda pasti berpikir,…
Terbuka atau tertinggal: Paparan Rakernas RJI Agustus 2018
Paparan ini disampaikan pada acara Rakernas RJI 24.08.2018 di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.
Gambar: Pixabay CC-0
Data as public goods: mengelola data riset
Berikut video rekaman presentasi untuk mengenalkan pengelolaan data riset kepada dosen-dosen peserta Program Dosen Magang ITB 2018. Semoga bermanfaat. Baca juga deskripsi videonya untuk tautan-tautan yang terkait.
Mengenal dosen magang: beberapa hal tentang pencarian informasi
Hari ini dan besok saya diminta berbicara mengenai identifikasi masalah, research gap, publikasi, dan pemilihan media publikasi, di salah satu sesi dalam rangkaian acara Program Dosen Magang di ITB. Koordinator program ini adalah Pak Komang Anggayana dari FTTM ITB. Terima kasih Pak sudah memberi kesempatan kepada saya. 🙂 Berikut dokumentasinya.
(dipinjam dari flickr/beckpitt, CC-BY)
Telaah singkat Permenristekdikti No. 20 Tahun 2018 tentang Penelitian (v1)
Telaah singkat Permenristekdikti No. 20 Tahun 2018 tentang Penelitian
Oleh Dasapta Erwin Irawan (GS, ORCID)
Telaah singkat versi 1.0 ini merupakan bagian dari dokumen IDRI (Ikatan Dosen Republik Indonesia) yang disampaikan ke DPR RI hari ini. Versi PDF dan DOCX nya akan tersedia daring di Repositori ITB.

Konteks yang disampaikan di sini adalah bahwa regulasi tentang penelitian di Indonesia perlu menyeluruh dan lebih mendorong penyebaran informasi kepada masyarakat Indonesia sendiri. Berbagai aplikasi riset pasti akan lebih bermanfaat bila disampaikan dengan berbagai cara kepada masyarakat (misalnya yang biasa disampaikan oleh Puspiptek Ristekdikti), ketimbang mensyaratkan publikasi di jurnal internasional sebagai syarat yang mendominasi berbagai skema riset. Semoga telaah singkat ini bermanfaat.

